Semarang, 7 Agustus 2026 – UPTD Puskesmas Pegandan bersama Pemerintah Kecamatan Gajahmungkur kembali melaksanakan kegiatan Pemeriksaan Jentik Nyamuk (PJN) dan Penangkapan Tikus Pemukiman (PTP) Serentak pada Jumat (7/8/2026) di RW 07 Kelurahan Gajahmungkur. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap hari Jumat dengan lokasi yang bergilir di setiap kelurahan di wilayah Kecamatan Gajahmungkur sebagai upaya memperkuat pencegahan penyakit berbasis lingkungan, khususnya Demam Berdarah Dengue (DBD) dan leptospirosis.
Kegiatan diawali dengan apel bersama yang dipimpin oleh Camat Gajahmungkur dan berlangsung dengan tertib serta lancar. Dalam apel tersebut disampaikan pentingnya sinergi lintas sektor dan peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan serta melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk secara berkelanjutan.
Pelaksanaan kegiatan dihadiri oleh Camat Gajahmungkur beserta jajaran, Kepala UPTD Puskesmas Pegandan beserta jajaran, Lurah Kelurahan Gajahmungkur beserta perangkat kelurahan, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua Forum Kesehatan Kelurahan (FKK), Ketua RW, serta kader kesehatan Kelurahan Gajahmungkur. Seluruh peserta kemudian terbagi ke beberapa kelompok untuk melaksanakan pemeriksaan jentik dan penangkapan tikus di wilayah sasaran.
Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dari 176 bangunan yang diperiksa, ditemukan 4 bangunan positif jentik. Dengan hasil tersebut diperoleh Angka Bebas Jentik (ABJ) sebesar 97,15%, yang termasuk dalam kategori baik karena telah melampaui standar minimal ABJ, yaitu di atas 95%. Capaian ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan melakukan pemberantasan sarang nyamuk sudah cukup baik, meskipun upaya tersebut perlu terus dipertahankan dan ditingkatkan.
Selain pemeriksaan jentik, juga dilaksanakan Penangkapan Tikus Pemukiman (PTP) sebagai bagian dari upaya pengendalian faktor risiko leptospirosis. Pada kegiatan ini berhasil tertangkap 2 ekor tikus yang selanjutnya menjadi bagian dari pemantauan kondisi lingkungan dan pengendalian vektor penyakit.
Kegiatan PJN dan PTP serentak ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata dalam pencegahan dan pengendalian penyakit DBD maupun leptospirosis di wilayah Kecamatan Gajahmungkur. Di samping itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mempererat kolaborasi lintas sektor antara pemerintah kecamatan, pemerintah kelurahan, Puskesmas, aparat keamanan, kader kesehatan, serta seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas dari penyakit berbasis lingkungan.
Melalui komitmen dan kerja sama yang berkesinambungan, diharapkan upaya pencegahan penyakit dapat berjalan lebih optimal sehingga derajat kesehatan masyarakat Kecamatan Gajahmungkur terus meningkat.