1

Kelas Ibu Hamil: Mengenali Tanda Bahaya pada Bayi Baru Lahir Bersama dr. Amallia Nuggetsiana S, M.Si.Med., Sp.A dari RSND

Ditulis 2025-08-19 22:12:48

Kelas Ibu Hamil: Mengenali Tanda Bahaya pada Bayi Baru Lahir Bersama dr. Amallia Nuggetsiana S, M.Si.Med., Sp.A dari RSND

Kehadiran buah hati adalah momen yang paling ditunggu setiap orang tua. Namun, penting bagi para ibu hamil untuk membekali diri dengan pengetahuan tentang tanda bahaya pada bayi baru lahir. Pengetahuan ini krusial agar orang tua dapat bertindak cepat dan tepat jika terjadi kondisi darurat, demi kesehatan dan keselamatan si kecil.

Menyadari pentingnya hal ini, sebuah kelas ibu hamil telah sukses diselenggarakan dengan menghadirkan narasumber istimewa, dr. Amallia Nuggetsiana S, M.Si.Med., Sp.A, seorang dokter spesialis anak terkemuka dari Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND). Acara ini bertujuan untuk membekali para calon ibu dengan pemahaman mendalam mengenai indikator-indikator yang memerlukan perhatian medis segera pada bayi baru lahir.

Dalam sesinya, dr. Amallia menjelaskan bahwa bayi baru lahir, terutama di minggu-minggu pertama kehidupannya, sangat rentan terhadap berbagai kondisi medis. Oleh karena itu, mengenali tanda bahaya dini adalah kunci untuk mendapatkan penanganan yang cepat dan mencegah komplikasi serius.

Beberapa tanda bahaya yang ditekankan oleh dr. Amallia meliputi:

  • Demam Tinggi: Suhu tubuh bayi di atas 38 derajat Celsius adalah indikasi serius yang memerlukan perhatian medis segera.

  • Malas Menyusu atau Tidak Mau Menyusu: Bayi yang tiba-tiba menolak menyusu atau tampak sangat lemas saat menyusu bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan.

  • Sesak Napas atau Pernapasan Cepat: Perhatikan jika bayi terlihat kesulitan bernapas, napasnya sangat cepat, atau terdengar suara napas yang tidak biasa.

  • Kulit Kuning (Jaundice) yang Parah: Meskipun sedikit kekuningan umum terjadi, kuning yang meluas hingga telapak tangan dan kaki, atau muncul dalam 24 jam pertama, memerlukan evaluasi medis.

  • Kejang: Gerakan tubuh yang tidak terkontrol, kaku, atau tatapan kosong bisa menjadi tanda kejang.

  • Pusar Berbau Busuk, Merah, atau Bernanah: Infeksi pada tali pusar dapat menyebar dengan cepat dan berbahaya.

  • Diare Parah atau Muntah Terus-menerus: Kondisi ini dapat menyebabkan dehidrasi serius pada bayi.

  • Penurunan Kesadaran atau Sangat Rewel dan Sulit Ditenangkan: Perubahan perilaku yang drastis bisa menjadi indikator masalah.

Dr. Amallia juga menekankan pentingnya insting orang tua. "Jika Anda merasa ada sesuatu yang tidak beres dengan bayi Anda, jangan ragu untuk segera mencari pertolongan medis. Lebih baik memeriksa dan ternyata tidak ada apa-apa, daripada terlambat," pesannya.

Para peserta kelas ibu hamil tampak antusias mengikuti setiap sesi, dengan banyak pertanyaan yang diajukan kepada dr. Amallia. Diskusi yang interaktif ini semakin memperkaya pemahaman para calon ibu.

Dengan adanya kelas ibu hamil seperti ini, diharapkan para orang tua dapat lebih percaya diri dan sigap dalam menghadapi tantangan di awal kehidupan buah hati mereka. Pengetahuan yang diberikan oleh dr. Amallia Nuggetsiana S, M.Si.Med., Sp.A dari RSND ini merupakan bekal berharga untuk memastikan si kecil tumbuh dan berkembang dengan sehat. 

Statistik Pengunjung

Dinas Kesehatan Kota Semarang

Jl. Pandanaran No 79 Semarang
Telp. (024) 8415269 - 8318070

Copyright Dinas Kesehatan Kota Semarang 2018