Angka Kematian Bayi (AKB) adalah jumlah bayi yang meninggal sebelum mencapai usia satu tahun, dihitung per 1.000 kelahiran hidup. AKB merupakan indikator penting untuk mengukur derajat kesehatan masyarakat, karena bayi yang baru lahir sangat rentan terhadap kondisi lingkungan dan status sosial orang tua mereka.
Faktor-faktor yang mempengaruhi AKB :
Sosial Ekonomi:
Tingkat pendidikan orang tua, pendapatan keluarga, dan akses ke sumber daya juga dapat mempengaruhi AKB.
Kesehatan Ibu:
Status gizi ibu hamil, perawatan antenatal, dan penanganan komplikasi kehamilan sangat berpengaruh pada kesehatan bayi.
Kualitas Pelayanan Kesehatan:
Akses dan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan bayi, termasuk imunisasi, penanganan penyakit infeksi, dan penanganan berat bayi lahir rendah (BBLR), turut menentukan AKB.
Kondisi Lingkungan:
Sanitasi, kebersihan lingkungan, dan akses air bersih juga berperan dalam kesehatan bayi.
Analis Potensial Dampak Angka Kematian Bayi Tahun 2025
Analis Potensial Dampak Angka Kematian Bayi Tahun 2025, berdasarkan data bulan Januari - Desember 2024, dapat dilihat di link berikut ini
Upaya menurunkan AKB :
Peningkatan Pelayanan Kesehatan:
Memastikan akses ke pelayanan kesehatan yang berkualitas, termasuk perawatan antenatal, persalinan yang aman, dan perawatan bayi baru lahir.
Pencegahan Penyakit:
Imunisasi lengkap, pemberian ASI eksklusif, dan penanganan dini penyakit infeksi pada bayi.
Peningkatan Gizi Ibu Hamil:
Memberikan makanan bergizi seimbang pada ibu hamil dan menyusui.
Peningkatan Kesadaran Masyarakat:
Memberikan edukasi tentang pentingnya perawatan bayi, kebersihan lingkungan, dan pemantauan tumbuh kembang bayi.