POTDAM DEMAM BERDARAH DENGUE
Ditulis 2025-07-09 12:33:06
POTENSIAL DAMPAK
PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE
Berikut ini adalah Peta Potensial Dampak Penyakit Demam Berdarah Dengue Per RW di wilayah kerja UPTD Puskesmas Padangsari, beserta variabel - variabel yang mempengaruhi keterpaparan dan kerentanannya.
Peta Potensial Dampak Penyakit DBD Tahun 2024
.jpg)
Setelah dilakukan analisis Potensial Dampak terhadap kemungkinan berkembangnya Penyakit Demam Berdarah Dengue kedepannya, maka disimpulkan bahwa di daerah :
- Kelurahan Pedalangan yang mempunyai kemungkinan Potensial Dampak Sangat Tinggi berada di RW 10 dan 11.
- Kelurahan Padangsari yang mempunyai kemungkinan Potensial Dampak Sedang sampai dengan Tinggi berada di RW 1, 11 dan 17.
- Kelurahan Jabungan yang mempunyai kemungkinan Potensial Dampak Tinggi berada di RW 4 dan 7.
Analisis Potensial Dampak Penyakit DBD Tahun 2025
Analisis Potensial Dampak Penyakit DBD Tahun 2025, berdasarkan data bulan Januari - Desember 2024 dapat dilihat pada link ini.
Upaya Pencegahan
Dalam rangka meminimalkan dan menanggulangi Potensial Dampak Penyakit Demam Berdarah Dengue kedepannya, maka khususnya masyarakat RW yang telah disebutkan diatas dan masyarakat RW lain pada umumnya, perlu melakukan hal - hal sebagai berikut :
- Melaksanakan 3M Plus (Menguras/Menyikat bak Mandi dan tepat penampungan air, Menutup Tempat Penampungan Air, Mendaur Ulang Barang Bekas/Sampah Plastik yang berpotensi menjadi genangan air dan menyebabkan tempat perkembang biakan nyamuk). Plus menghindari gigitan nyamuk dengan cara memakai lotion anti nyamuk, memasang kawat kasa di rumah, menggunakan Ikanisasi atau larvasidasi dalam mencegah pertumbuhan larva nyamuk Aedes aegypti.
- Menguatkan edukasi terkait PHBS kepada Masyarakat.
- Melaksanakan Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik di Lingkungan RT dan RW.
- Mengaktifkan peran serta masyarakat dan lintas sektor dalam pengendalian Demam Berdarah Dengue di lingkup RW.
- Melakukan pemantauan Angka Bebas Jentik sampai dengan 100% terutama pada kondisi yang berisiko terjadi peningkatan kasus atau terjadi penularan.
- Memperkuat koordinasi dengan jejaring dan lintas sektor.
- Meningkatkan upaya deteksi dini di puskesmas apabila ditemukan pasien dengan gejala dan faktor risiko Demam Berdarah Dengue.
- Meningkatkan kembali Jogo Tonggo (saling mengingatkan tetangga terutama jika ada yang memiliki balita sudah demam berhari-hari untuk menghimbau agar periksa ke puskesmas atau rumah sakit).