POTDAM DIARE
Ditulis 2025-07-09 12:33:52
POTENSIAL DAMPAK
PENYAKIT DIARE
Berikut ini adalah Peta Potensial Dampak Penyakit Diare Per RW di wilayah kerja UPTD Puskesmas Padangsari, beserta variabel - variabel yang mempengaruhi keterpaparan dan kerentanannya.
Analisis Potensial Dampak Diare Tahun 2024
.jpg)
Setelah dilakukan analisis Potensial Dampak terhadap kemungkinan berkembangnya Penyakit Diare kedepannya, maka disimpulkan bahwa di daerah :
- Kelurahan Pedalangan yang mempunyai kemungkinan Potensial Dampak Sangat Tinggi berada di RW 5, Potensial Dampak Tinggi di RW 9, dan Potensial Dampak Sedang sampai dengan Tinggi di RW 4, 6 dan 7.
- Kelurahan Padangsari yang mempunyai kemungkinan Potensial Dampak Sangat Tinggi berada di RW 11 dan 12, Potensial Dampak Tinggi di RW 1, 2, 6, 8 dan 13, serta Potensial Dampak Sedang sampai dengan Tinggi berada di RW 3, 4, 7 dan 16.
- Kelurahan Jabungan yang mempunyai kemungkinan Potensial Dampak Sangat Tinggi berada di RW 1, 3, 4 dan 5.
Analisis Potensial Dampak Diare Tahun 2025
Analisis Potensial Dampak Penyakit Diare Tahun 2025 berdasarkan data bulan Januari - Desember 2024, dapat dilihat pada link berikut ini.
Upaya Pencegahan
Dalam rangka meminimalkan dan menanggulangi Potensial Dampak Penyakit Diare kedepannya, maka khususnya masyarakat RW yang telah disebutkan diatas dan masyarakat RW lain pada umumnya, perlu melakukan hal - hal sebagai berikut :
- Pelatihan pembuatan Oralit (LGG) kepada masyarakat di forum seperti PKK, Dawis, Posyandu.
- Edukasi Diare untuk mencegah penularan di wilayah yang padat penduduk.
- Edukasi penggunaan air bersih untuk mandi, cuci, dan kakus (MCK) pada masyarakat.
- Edukasi penggunaan jamban yang sehat dan sesuai standar Kesehatan pada masyarakat.
- Edukasi terkait pentingnya ASI Eksklusif pada masyarakat di forum seperti Posyandu, Kelas Ibu Hamil, Kelas Balita, PKK.
- Menyediakan sarana CTPS yang mudah diakses oleh masyarakat di tempat umum.
- Edukasi pengolahan makanan yang bergizi seimbang kepada masyarakat.
- Edukasi pengelolaan sampah rumah tangga yang baik dan sesuai standar Kesehatan.
- Meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit Diare melalui Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR)