1

INOVASI

Ditulis 2024-08-10 11:30:13

"MIE LEGI"
    Kehamilan adalah suatu masa penting yang sangat emosional dan sensitif dalam kehidupan perempuan yang harus dijaga agar tidak mengganggu perkembangan janin. Pada masa kehamilan banyak terjadi perubahan dalam diri ibu hamil seperti lesu, mual, terkadang disertai muntah dan malas untuk merawat kebersihan gigi dan mulut. Kesehatan gigi pada ibu hamil sangat diperlukan untuk memperoleh fungsi kunyah yang optimal, agar makanan dapat dicerna dengan baik dan bermanfaat untuk kesehatan ibu dan janinnya.
    Program Antenatal Care (ANC) Terpadu merupakan layanan terintegrasi untuk ibu hamil yang terdiri dari pelayanan KIA, Poli Umum, Poli Gigi, Laboratorium dan Farmasi. Rendahnya kesadaran akan kesehatan rongga mulut pada ibu hamil menjadi perhatian khusus Poli Gigi Puskesmas Ngesrep dalam upaya peningkatan derajat kesehatan. Hal tersebut dilatar belakangi karena kurangnya media edukasi kesehatan gigi dan mulut untuk ibu hamil serta kurangnya kesadaran individu ibu hamil dan kurangnya kesadaran individu ibu hamil untuk kontrol kesehatan rongga mulut.
Inovasi “MIE LEGI: Ibu Hamil Peduli Gigi” bertujuan untuk meningkatkan kesadaran ibu hamil dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut sehingga mendukung upaya pencegahan AKI dan AKB.
Setelah dilaksanakan, inovasi MIE LEGI telah memberikan dampak positif bagi masyarakat terutama untuk ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Ngesrep dalam meningkatkan derajat kesehatan. Ibu hamil memiliki kemudahan akses untuk mendapatkan edukasi dan pelayanan kesehatan untuk rongga mulutnya. 
MIE LEGI dapat meningkatkan kunjungan pasien terutama di poli gigi dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan rongga mulutnya sehingga terhindar dari rasa sakit yang mengganggu pada masa kehamilan.
    Inovasi MIE LEGI ini memiliki cara kerja yang terintegrasi dan menyeluruh mulai dari promotif, preventif, kuratif serta rehabilitatif. Ibu hamil baik dari ANC Terpadu, kelas ibu hamil maupun pasien rawat jalan Poli Gigi yang dalam kondisi hamil diberikan kemudahan akses pelayanan promotif berupa edukasi dan konsultasi online melalui scan barcode pada KIA dan Poli Gigi. Ibu hamil yang sudah teredukasi biasanya mulai tertarik untuk memeriksakan giginya. Pada tahap preventif ini dilakukan screening rongga mulut untuk deteksi adanya suatu penyakit. Jika hasil pemeriksaan ditemukan ada masalah pada rongga mulutnya, maka dapat dilakukan tahap kuratif yaitu tindakan rawat jalan tingkat I dan dicatat dalam rekam medis. Apabila terdapat masalah yang tidak dapat ditangani di Puskesmas, maka akan dilakukan tahap rehabilitatif yaitu pemberian rujukan.

 

 

"MASPULIN"
    Puskesmas Peduli Ibu Bersalin (MASPULIN) merupakan inovasi yang dikembangkan oleh Puskesmas Ngesrep dalam mengoptimalisasi pelayanan kesehatan ibu dan anak khususnya dalam perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi. Inovasi dimulai pada bulan Januari 2023 sebagai upaya mempermudah akses dan menarik minat ibu hamil yang akan bersalin di Puskesmas Ngesrep untuk mendapatkan pelayanan yang optimal dan berkualitas.
    Peningkatan Pelayanan kesehatan merupakan sebuah keharusan bagi fasilitas pelayanan kesehatan. Namun, upaya yang dilakukan masih belum sesuai dengan harapan masyarakat. Menghadapi kondisi yang demikian, masih diperlukan upaya untuk melakukan peningkatan kualitas pelayanan terhadap masyarakat dengan model pelayanan yang inovatif yang dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan cepat, mudah, dan berkualitas. Tumbuhnya model pelayanan publik yang inovatif memerlukan kondisi yang kondusif, baik dalam pengelolaan pelayanannya, maupun dari kepemimpinan yang telah mengembangakan inovasi tersebut.
    Covid-19 telah mengubah paradigma pelayanan kesehatan, khususnya pada bidang pelayanan ibu bersalin di Puskesmas. Deteksi faktor resiko pada ibu hamil mendapati jumlah ibu hamil beresiko yang tidak sedikit. Keterbatasan wewenang dan kebijakan yang mengatur tentang prosedur pelayanan di fasilitas kesehatan, berpengaruh kepada akses masyarakat untuk mendapatkan pelayanan persalinan di Puskesmas. Jumlah Rumah Sakit dengan fasilitas yang lebih memadai juga terus bertambah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, yang menjadi pilihan lain untuk masyarakat dalam pelayanan persalinan. Sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama, Puskesmas memiliki peran dalam bidang promotif dan preventif. Pelayanan kesehatan ibu dan anak dapat dimaksimalkan untuk mencegah terjadinya resiko dan meningkatkan derajat kesehatan pada ibu hamil.
    Harapannya, ibu hamil dapat melahirkan dengan risiko yang minimal dan bisa mendapatkan pelayanan persalinan di Puskesmas PONED dengan memanfaatkan jaminan kesehatan yang dimiliki. Selain itu, untuk menarik minat masyarakat khususnya ibu hamil untuk bersalin di puskesmas, diperlukan optimalisasi pelayanan dan inovasi yang dapat meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Pelayanan tersebut terdiri dari beberapa rangkaian pelayanan yang berkesinambungan dan komprehensif yaitu:
a. Reminder/Alarm HPL
b. USG trimester III
c. Gymball selama persalinan
d. Pijat Oksitosin dan Perawatan Payudara
e. Photoshoot Bayi Baru Lahir
f. Kelas ASI Eksklusif melalui Grup Whatsapp
g. Ambulan MASPULIN
 

Statistik Pengunjung

Dinas Kesehatan Kota Semarang

Jl. Pandanaran No 79 Semarang
Telp. (024) 8415269 - 8318070

Copyright Dinas Kesehatan Kota Semarang 2018