Pelatihan Kader Posyandu Turunkan Masalah Gizi di Kecamatan Semarang Barat,
Ditulis 2026-04-30 18:08:26
Fera Utami S., SKM -- Puskesmas Manyaran Semarang
Pelatihan kader Posyandu merupakan salah satu langkah krusial dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam deteksi dini serta edukasi gizi seimbang, untuk optimalkan peran kader sebagai ujung tombak kesehatan masyarakat, sebagai penyuluh, pemantau kesehatan, dan penggerak masyarakat.
Peran kader Kesehatan di masyarakat sangat dominan, oleh sebab itu kader harus dibekali ilmu dan keterampilan yang memadai.
Pada Rabu, 15 April 2026 telah dilaksanakan pelatihan kader tingkat Kecamatan Semarang Barat. Peserta pelatihan adalah perwakilan kader dari masing-masing Kelurahan di wilayah Kecamatan Semarang Barat. Bertempat di Aula Lantai 2 Kantor Kecamatan Semarang Barat, Jl. Ronggolawe No.2, Semarang Barat, narasumber memberikan beberapa materi terkait intervensi masalah gizi di Kecamatan Semarang Barat.
Materi Komponen Pelatihan Kader:
- Peningkatan Kapasitas & Pengetahuan: Fokus pada edukasi gizi dan kesehatan ibu hamil, bayi dan balita serta remaja.
- Deteksi Dini: Pelatihan teknik pengukuran (tinggi/berat badan) yang benar untuk monitoring tumbuh kembang balita serta praktek memasak membuat PMT bagi ibu hamil dan balita.
- Edukasi Masyarakat: Penggunaan alat peraga, buku saku, dan simulasi untuk menyampaikan informasi gizi.
- Pendampingan Lapangan: Monitoring berkelanjutan terhadap tumbuh kembang balita oleh kader.
- Metode Interaktif: Pre-test dan post-test digunakan untuk mengukur peningkatan pemahaman kader.
Peran Utama Kader dalam Intervensi Masalah Gizi:
- Pelayan Kesehatan: Melakukan pengukuran rutin di Posyandu.
- Penyuluh Kesehatan: Memberikan edukasi terkait asupan gizi, ISI PiRINGKU, ASI eksklusif, dan MPASI.
- Penggerak Masyarakat: Memobilisasi ibu hamil dan balita untuk hadir ke Posyandu.
- Pemantauan: Mendata dan melaporkan ibu hamil Resti, balita yang berisiko mengalami stunting dan remaja dengan masalah gizi serta anemia.