Telah dilaksanakan Pelatihan Tim Lapangan SKTD (Survei Kadar Timbal Darah) tahun 2025 di Puskesmas Kedungmundu oleh BRIN, Pure Earth Epidemiologi Vital Strategies Sowan dan Koordinasi lanjutan bersama DKK Provinsi, DKK Kota dan kelutaran Tandang selama 2 hari, yaitu pada tanggal 04 dan 05 Juni 2025 di Aula Pertemuan Puskesmas Kedungmundu Semarang.
Kegiatan Piloting SKTD tahap pertama yang dikoordinasikan oleh Kementerian Kesehatan dan dijadwalkan berlangsung pada Januari – Juli 2025 akan mencakup pemeriksaan darah untuk mengetahui KTD pada anak, serta kegiatan kunjungan ke rumah untuk mengambil sampel berupa debu, tanah, air, dan barang sehari-hari untuk diukur kadar timbalnya.
Epidemiolog Vital Strategies mengungkapkan mengetahui sumber timbal dan siapa yang paling rentan terhadap paparan adalah salah satu langkah awal untuk mengurangi paparan timbal. Data yang dikumpulkan dari surveilans KTD ini akan menunjukkan sejauh mana kadar timbal pada anak-anak di Indonesia.
Kepala Pusat Riset Kesehatan Masyarakat dan Gizi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Dr. Wahyu Pudji Nugraheni, SKM, M.Kes., menambahkan dengan kompetensi dalam penelitian dan pengolahan data, serta pengalaman meneliti faktor risiko kesehatan terhadap kesehatan masyarakat, BRIN berperan sebagai peneliti utama dalam piloting SKTD tahap-1 ini.
Adapun waktu pelaksanaannya dilakukan pada :
Berikut untuk gambaran kegiatannya.