
Semarang, 14 Oktober 2025 — Meningkatnya pemanfaatan teknologi informasi dalam pelayanan kesehatan menuntut sistem keamanan digital yang kuat dan andal. Menjawab kebutuhan tersebut, Dinas Kesehatan Kota Semarang menyelenggarakan workshop “Semarang Health IT Solution 2025: Safeguarding the Future of Health Data” di Hotel Tentrem Semarang sebagai langkah strategis memperkuat perlindungan data pasien di sektor kesehatan.
Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Dr. dr. Mochamad Abdul Hakam, Sp.PD, FINASIM, yang dalam sambutannya menegaskan bahwa keamanan data bukan hanya tanggung jawab teknis, tetapi bagian dari mutu layanan dan kepercayaan publik. Beliau juga menyampaikan materi pengantar berjudul “Landscape Cyber Threat in Health Sector”, yang menggambarkan meningkatnya risiko serangan siber terhadap institusi kesehatan dan pentingnya kesiapsiagaan lintas sistem.
Workshop ini menghadirkan tiga narasumber utama dengan tema yang saling melengkapi. Dr. dr. Rano Indradi Sudra, M.Kes membahas aspek kepatuhan regulasi dan perlindungan hukum dalam pengelolaan data pasien. Arif Budiman, S.Kom mengulas kesiapan institusi kesehatan dalam menghadapi insiden melalui strategi pemulihan layanan dan keberlanjutan operasional. Sementara itu, Wildanil Ghozi, M.Kom memaparkan peran kecerdasan buatan dan machine learning dalam memperkuat pertahanan siber di masa depan.
Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman komprehensif mengenai ancaman siber dan regulasi perlindungan data, tetapi juga mendapatkan wawasan praktis untuk membangun kebijakan keamanan informasi, meningkatkan kesiapan teknis menghadapi gangguan, serta memperluas jejaring kolaborasi antar fasilitas kesehatan dan penyedia solusi teknologi. Workshop ini sekaligus memperkuat kapasitas Rumah Sakit, Klinik, Puskesmas, dan Dinas Kesehatan dalam merancang langkah-langkah konkrit guna melindungi data pasien secara terintegrasi dan berkelanjutan.
Acara ini dihadiri oleh para tenaga IT Rumah Sakit atau perwakilan, Klinik, Puskesmas, dan unsur Dinas Kesehatan. Terselenggaranya kegiatan ini didukung oleh kolaborasi dengan PT Anugrahpratama, serta partisipasi dari penyedia solusi teknologi seperti Cisco, Nutanix, Ruckus, Sangfor, Socomec, dan Veeam.
Inisiatif ini menjadi langkah penting bagi Kota Semarang dalam membangun ekosistem kesehatan yang aman secara digital, adaptif terhadap ancaman, dan selaras dengan perkembangan teknologi di masa mendatang.
