>
>
Tingkatkan Kemampuan dan Peran ATLM dalam Diagnosa Kecacingan, Dinkes Adakan Mini OJT Kecacingan

Kegiatan

Tingkatkan Kemampuan dan Peran ATLM dalam Diagnosa Kecacingan, Dinkes Adakan Mini OJT Kecacingan

SEMARANG - Cacingan merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia karena berjangkit di sebagian besar wilayah Indonesia dan dapat mengakibatkan menurunnya kondisi kesehatan, gizi, kecerdasan, produktivitas. Cacingan adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi cacing dalam tubuh manusia yang ditularkan melalui tanah, yaitu Ascaris lumbricoides (cacing gelang), Trichuris trichiura (cacing cambuk), dan Ancylostoma duodenale, Necator americanus, (cacing tambang). Cacingan ini dapat mengakibatkan menurunnya kondisi kesehatan, gizi, kecerdasan dan produktifitas penderitanya sehingga secara ekonomi banyak menyebabkan kerugian. Cacingan menyebabkan kehilangan karbohidrat dan protein serta kehilangan darah, sehingga menurunkan kualitas sumber daya manusia. 

Di Kota Semarang jumlah kasus kecacingan tidak ada (zero case). Hal ini kemungkinan disebabkan penderita bisa mengobati sendiri bila terjadi kecacingan dan tidak melapor ke fasilitas kesehatan terdekat. Sehingga tidak ada kasus kecacingan yang tercatat di Puskesmas. 

Pencegahan kecacingan dilakukan secara komprehensif dengan upaya promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif, hal ini bertujuan untuk menurunkan angka kesakitan akibat cacingan. Untuk mencapai hasil yang optimal dan berkualitas perlu terintegrasi dengan layanan kesehatan dasar dan program lainnya, salah satunya dengan penguatan penemuan kasus untuk menjamin kemampuan mendeteksi cacingan secara dini dan mengobati dengan tepat.

Untuk meningkatkan kemampuan dan peran ATLM dalam mendiagnosis infeksi kecacingan, pada tanggal 24 – 27 September 2024, Dinas Kesehatan telah melaksanakan Mini On The Job Training pemeriksaan mikroskopis kecacaingan. Kegiatan tersebut diikuti oleh tenaga ATLM puskesmas dan Labkesda di Kota Semarang. Pada kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi serta melakukan praktek secara langsung dalam pemeriksaan kecacingan menggunakan mikroskop. Selain materi mengenai pemeriksaan kecacingan, peserta juga memperoleh materi mengenai anti korupsi yang disampaikan oleh KOMPAK-API.