Berita

Pemerintah Kota Semarang Berkomitmen untuk Kolaborasi Multi Sektor dalam upaya Penanggulangan TBC

SEMARANG - Senin-Selasa, 19-20 Februari 2024, telah dilaksanakan Peluncuran Program USAID BEBAS TB dan Penyusunan Rencana Kerja Terpadu Penanggulangan TBC di Kota Semarang di Hotel Harris Semarang. Dihadiri oleh Wali Kota Semarang, Forkopimda, OPD Pemkot Semarang, Instansi lintas sektor dan NGO.

Peluncuran Program USAID Bebas TB merupakan implementasi dari Perpres Nomor 67 Tahun 2021 tentang Penanggulangan TBC. dengan pendampingan kegiatan dari USAID Bebas TB diharapkan dapat mempercepat langkah menuju eliminasi TBC pada 2030.

"TBC ini tidak bisa hanya menjadi masalah dinas kesehatan, rumah sakit atau puskesmas saja, tetapi dalam penanggulangan TBC membutuhakan kolaborasi lintas sektoral dan terintegrasi sebagai bentuk komitmen Pemkot Semarang menuju Eliminasi TBC 2028 dan menuju generasi emas 2045 " ungkap Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Moch Abdul Hakam juga menyoroti pentingnya keterlibatan semua pihak dalam upaya penanggulangan TBC. "semua unsur yang terlibat di dalam penanggulangan TBC termasuk teman-teman dari kecamatan, kelurahan, OPD, termasuk akademisi dan NGO. kalau semuanya terlibat, Insyaa Allah 2028 nanti bisa kita capai," ungkap dr.Hakam.

Provincial Manager USAID Bebas TB Jawa Tengah Endang Nuraini mengapresiasi jajaran Pemkot Semarang yang telah berkomitmen bersama-sama untuk mewujudkan Kota Semarang zero TBC pada 2028.“ USAID Bebas TB akan fokus melakukan pendampingan di Kota Semarang dalam meningkatkan penemuan kasus, kualitas screening, diagnosis layanan TBC, dan peningkatan kualitas layanan TBC" ujarnya.