Artikel

WINGKO Semarang (Wolbachia Ing Kota Semarang)

SEMARANG - Demam Berdarah masih menjadi masalah utama kesehatan di Kota Semarang. Pada tahun 2022 ditemukan sebanyak 865 kasus DBD dengan 33 orang meninggal dunia. Jumlah tersebut mengalami kenaikan hampir 3 kali lipatnya dari tahun 2021. Sedangkan untuk kematian mengalami kenaikan hampir 4 kali lipatnya dari tahun 2021. Dan pada tahun 2023 jumlah penderita DBD di Kota Semarang kenaikan yang cukup signifikan.

Berbagai upaya telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Semarang, mulai dari upaya pencegahan sampai penanggulangan. Salah satu Strategi Nasional Penanggulangan Dengue Tahun 2021-2025 diantaranya adalah Pengembangan Kajian, Invensi, Inovasi dan Riset sebagai Dasar Kebijakan dan Manajemen Program Berbasis Bukti. Upaya yang akan dilakukan dan perlu dukungan dari seluruh sektor adalah Penyelenggaraan Teknologi Nyamuk Aedes Aegypti Ber-Wolbachia.

Kota Semarang terpilih sebagai salah satu dari 5 Kabupaten/Kota dalam pilot project Penyelenggaraan Teknologi Nyamuk Aedes Aegypti Ber-Wolbachia oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. WINGKO SEMARANG atau Wolbachia Ing Kota Semarang merupakan tagline yang kita usung bersama dalam upaya pengendalian DBD dengan Teknologi Wolbachia. Penerapan teknologi ini terbukti dapat menurunkan kasus kejadian Demam Berdarah sebesar 77% dan dapat menurunkan beban perawatan di rumah sakit akibat DBD sebesar 86%. Teknologi ini merupakan pelengkap dari Program Pengendalian DBD lainnya seperti Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan Pemantauan Jentik Nyamuk (PJN).

Teknologi Nyamuk Aedes Aegypti Ber-Wolbachia  ini mampu menghambat perkembangan virus Dengue, Zika dan Chikungunya serta sudah terbukti aman. Wilayah yang sudah menerapkan teknologi ini diantaranya adalah Kota Yogyakarta, Kabupaten Bantul dan Kabupaten Sleman Provinsi Yogyakarta. Implementasi Teknologi Nyamuk Aedes Aegypti Ber-Wolbachia terbukti mampu menurunkan kasus sebanyak 77% dan biaya perawatan sebanyak 86%.

Harapannya masyakat Kota Semarang dapat mendukung upaya ini dan menjadi Orang Tua Asuh untuk Nyamuk Aedes Aegypti Ber-Wolbachia serta tetap giat melakukan upaya pengendalian DBD lainnya seperti PJN dan PSN. Mari sukseskan bersama WINGKO Semarang (Wolbachia Ing Kota Semarang) dan Mari turunkan kejadian DBD di Kota Semarang.