Berita

Kunjungan Kaji Banding Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas

SEMARANG - Dinas Kesehatan Kota Semarang mendapatkan kunjungan kaji banding dari Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas pada Rabu, 15 Juni 2022. Kaji banding ini terkait pemanfaatan SIMPUS di Kota Semarang.

SIMPUS (Sistem Informasi Manajemen Puskesmas) Kota Semarang mulai dikembangkan sejak tahun 2003 dan hingga saat ini dilaksanakan oleh seluruh puskesmas yang berjumlah 37 puskesmas di Kota Semarang. SIMPUS merupakan program aplikasi yang didesain khusus untuk membantu memudahkan pencatatan data pasien, pengolahan dan penyajian data menjadi informasi dalam waktu yang cepat dan tepat. SIMPUS memiliki tujuan meningkatkan kualitas manajemen puskesmas dalam memberikan pelayanan melalui pemanfaatan secara optimal data Sistem Pencatatan dan Pelaporan Terpadu Puskesmas, yang merupakan salah satu sumber informasi Sistem Pencatatan dan Pelaporan Terpadu Puskesmas (SP2TP).

SIMPUS terdiri atas berbagai modul, yaitu: Admin Sistem (manajemen user), Loket, Poli BP/umum, Poli Gigi, Lab/Radiologi, Apotek, Poli KIA, UGD, Rawat Inap, Kegiatan Luar Gedung/UKM, Pojok Gizi, Pelayanan KB, Manajemen Aset, dan Kepegawaian. Memungkinkan adanya koneksi online Dinas Kesehatan ke Puskesmas secara real time, SIMPUS  terpisah antara program kerja yang satu dengan program kerja yang lain.

SIMPUS sebagai program yang dapat membantu pengolahan data, mempermudah kinerja di Puskesmas Kota Semarang. Pada bagain pendaftaran, petugas akan melakukan input data baru pasien, kemudian data pasien akan tersimpan otomatis dan memudahkan pencarian data pasien pada kunjungan selanjutnya, serta data pasien akan langsung terbaca pada SIMPUS dibagian poli yang dipegang langsung oleh Dokter, Perawat atau Bidan. Setelah pemerikasaan status pasien terbaca selesai yang artinya selesai dilakukan pemeriksaan, selanjutnya akan muncul tagihan dikasir. Tagihan tersebut tidak akan muncul jika data awal pasien adalah peserta BPJS, KIS, atau asuransi sejenisnya.

Data dalam SIMPUS dapat menunjukan data pasien baru, data kunjungan pasen, data keuangan, diagnosa yang dinput pada bagian poli (umum, gigi, KB, KIA, Anak Lansia, Jiwa, Gigi, MTBS/Balita), BPJS, laporan bulanan, dan promosi kesehatan. Kunci dari pengolahan data SIMPUS yaitu pada input data awal, dimana sistem hanya akan membaca data masuk.

Info Semarang