Berita

BELUM ADA KASUS HEPATITIS MISTERIUS DI SEMARANG, KADINKES SIAGAKAN TIM KESEHATAN UNTUK TETAP WASPADA

 

SEMARANG - Belum usai pandemi covid-19, kini muncul penyakit baru hepatitis misterius yang tidak diketahui etiologinya dan telah menyerang anak-anak di Eropa, Amerika, dan Asia sejak 15 April 2022.

Di Indonesia sendiri sudah dilaporkan ada 3 kasus yang diduga hepatitis akut misterius tersebut. Bahkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah menetapkan Surat Edaran Nomor : HK.02.02/C/2515/2022 Tentang Kewaspadaan Terhadap Penemuan Kasus Hepatitis yang Tidak Diketahui Etiologinya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, dr. Hakam mengatakan untuk wilayah Kota Semarang belum ada laporan warga yang terkena kasus hepatitis misterius tersebut. 

" Kami terus berkoordinasi dan komunikasi dengan seluruh RS di wilayah kami namun Alhamdulillah sampai saat ini belum ada laporan kasus. " ungkap dr.Hakam, Minggu (8/5/2022). 

 

Namun demikian, pihaknya telah melakukan langkah-langkah antisipasi. "Sudah pasti kami siapkan langkah-langkah antisipasi sehingga bisa cepat dicegah penyebarannya. Seluruh Puskesmas sudah saya minta untuk melakukan kewaspadaan. Kami siagakan petugas puskesmas untuk edukasi pencegahannya ke masyarakat di tempat-tempat umum termasuk di posko mudik." terangnya.

 

“ Untuk warga kota Semarang kami himbau agar tetap disiplin prokes terutama untuk anak-anak usia 10 tahun ke bawah agar lebih diawasi lagi oleh orang tua jika bepergian ke tempat ramai. Jika ada gejala mengarah pada hepatitis misterius seperti mual, muntah, diare, demam ringan sebaiknya langsung dibawa ke fasilitas Kesehatan terdekat. Jika kondisi darurat silahkan menghubungi 112/1500132. Kami siap melayani 24 jam. “ jelas dr. Hakam.

Masyarakat diminta untuk tetap waspada dengan kemungkinan penularan hepatitis misterius ini. Berikut gejala awal yang perlu diwaspadai adalah mual, muntah, diare, sakit perut dan bisa disertai demam ringan. Jangan panik, segera bawa anak ke failitas Kesehatan terdekat, seluruh rumah sakit di Kota Semarang siap menjadi rujukan pasien dengan gejala hepatitis misterius terutama RSUP Dr.Kariadi. Jangan menunggu gejala lanjutan seperti kulit dan mata kuning agar tidak terlambat. Jika terjadi penurunan kesadaran segera bawa anak ke RS dengan fasilitas ICU anak.

Info Semarang