A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: ub

Filename: libraries/Pengunjung.php

Line Number: 115

Backtrace:

File: /var/www/html/web/application/libraries/Pengunjung.php
Line: 115
Function: _error_handler

File: /var/www/html/web/application/libraries/Pengunjung.php
Line: 41
Function: _userAgent

File: /var/www/html/web/application/libraries/Pengunjung.php
Line: 21
Function: browser_user

File: /var/www/html/web/application/modules/content/controllers/Content.php
Line: 9
Function: catat

File: /var/www/html/web/index.php
Line: 290
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: ub

Filename: libraries/Pengunjung.php

Line Number: 127

Backtrace:

File: /var/www/html/web/application/libraries/Pengunjung.php
Line: 127
Function: _error_handler

File: /var/www/html/web/application/libraries/Pengunjung.php
Line: 41
Function: _userAgent

File: /var/www/html/web/application/libraries/Pengunjung.php
Line: 21
Function: browser_user

File: /var/www/html/web/application/modules/content/controllers/Content.php
Line: 9
Function: catat

File: /var/www/html/web/index.php
Line: 290
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strripos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: libraries/Pengunjung.php

Line Number: 127

Backtrace:

File: /var/www/html/web/application/libraries/Pengunjung.php
Line: 127
Function: strripos

File: /var/www/html/web/application/libraries/Pengunjung.php
Line: 41
Function: _userAgent

File: /var/www/html/web/application/libraries/Pengunjung.php
Line: 21
Function: browser_user

File: /var/www/html/web/application/modules/content/controllers/Content.php
Line: 9
Function: catat

File: /var/www/html/web/index.php
Line: 290
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: ub

Filename: libraries/Pengunjung.php

Line Number: 115

Backtrace:

File: /var/www/html/web/application/libraries/Pengunjung.php
Line: 115
Function: _error_handler

File: /var/www/html/web/application/libraries/Pengunjung.php
Line: 151
Function: _userAgent

File: /var/www/html/web/application/libraries/Pengunjung.php
Line: 22
Function: os_user

File: /var/www/html/web/application/modules/content/controllers/Content.php
Line: 9
Function: catat

File: /var/www/html/web/index.php
Line: 290
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: ub

Filename: libraries/Pengunjung.php

Line Number: 127

Backtrace:

File: /var/www/html/web/application/libraries/Pengunjung.php
Line: 127
Function: _error_handler

File: /var/www/html/web/application/libraries/Pengunjung.php
Line: 151
Function: _userAgent

File: /var/www/html/web/application/libraries/Pengunjung.php
Line: 22
Function: os_user

File: /var/www/html/web/application/modules/content/controllers/Content.php
Line: 9
Function: catat

File: /var/www/html/web/index.php
Line: 290
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strripos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: libraries/Pengunjung.php

Line Number: 127

Backtrace:

File: /var/www/html/web/application/libraries/Pengunjung.php
Line: 127
Function: strripos

File: /var/www/html/web/application/libraries/Pengunjung.php
Line: 151
Function: _userAgent

File: /var/www/html/web/application/libraries/Pengunjung.php
Line: 22
Function: os_user

File: /var/www/html/web/application/modules/content/controllers/Content.php
Line: 9
Function: catat

File: /var/www/html/web/index.php
Line: 290
Function: require_once

Dinas Kesehatan Kota Semarang

Berita

Cegah Penularan Saat PTM, Dinkes Gencar Lakukan Skrinning di Sekolah

SEMARANG - Sebagai upaya evaluasi pengendalian penularan Covid – 19 setelah berlangsungnya pembelajaran tatap muka (PTM) selama kurang lebih 2 pekan, Dinas Kesehatan melakukan sampling skrinning kepada para guru dan pelajar di Sekolah – sekolah. Pelaksanaan ini melibatkan semua Puskesmas dengan melakukan sampling sebanyak 10 guru dan 10 siswa pada sekolah yang terpilih sesuai wilayah kerjanya.  Menurut Moh. Abdul Hakam, baik guru maupun siswa sama-sama berisiko menularkan jika tidak taat protokol kesehatan, sekalipun sudah vaksinaai dua kali. Maka dari itu, pihaknya tetap melakukukan pola skrining agar mengetahui jika terdapat siswa atau guru yang terkonfirmasi poaitif. Dari hasil sampling sampai saat ini menunjukkan hasil yang cukup memuaskan.

 "Hampir rata-rata semua sekolah dilakukan skrining. Teman-teman puskesmas yang wilayah kerjanya ada sekolah kami minta untuk sampling. Hasilnya, sejauh ini negatif semua. Namun kalau ada yang ketahuan duluan, maka langsung dikarantina. Itu lebih bagus dari pada kena kemudian nyebar kemana-mana " terang Hakam.

Selain skrining, evaluasi juga pasti dilakukan oleh pengawas Dinas Kesehatan atau Dinas Pendidikan.
"Kalau mengadakan PTM, sarana prasarana, cuci tangan, suhu, dan sebagainya harus dikelola dengan baik. Kalau ternyata tidak tersedia, pengawas pasti akan tegur. Kami sebagai regulator kesehatan di tingkat kota melakukan sampling untuk SD, SMP, SMA," jelasnya. 

Selain sekolah, Dinas Kesehatan juga akan melakukan skrining ke tempat-tempat lain mengingat sebagian akivitas masyarakat kini sudah dilonggarkan, diantaranya pasar, perkantoran, tempat wisata, dan tempat-tempat umum lainnya.

“Di sisi lain, Dinas Kesehatan juga terus mengejar tracing atau penelusuran terhadap kontak erat. Setiap ditemukan satu pasien Covid-19, ada 10 - 15 kontak erat yang harus dilakukan tracing. Misalnya, minggu ini teman-teman menemukan kasus positif di sekolah. Teman-teman saya minta tambahi 10 kontak erat yang bersangkutan. Kalau ditemukan lagi, cari lagi 10 kontak erat," jelasnya.

Hakam menyebutkan, Dinas Kesehatan telah melakukan tracing sebanyak 3.893 spesimen dalam satu minggu terakhir. Hasilnya, 3.629 negatif dan 64 positif.

"Yang positif sudah sedikit sekali. Positif rate hanya 1,7, namun demikian kita tidak boleh lengah, secara level kita masih belum level satu sehingga harus terus dikejar, prokes dan vaksinasi hukumnya wajib” tandasnya.

Info Semarang