Maag merupakan kumpulan gejala yang menimbulkan rasa tidak nyaman di perut bagian atas atau dada setelah mengonsumsi makanan atau minuman tertentu. Sedangkan GERD, merupakan kondisi naiknya asam lambung menuju esofagus yang menyebabkan nyeri ulu hati atau sensasi terbakar di dada. Sekilas memang terlihat mirip, bukan? Untuk lebih jelasnya mengenai perbedaan antara maag dan GERD, yuk, simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.
Penyebab Maag dan GERD
GERD disebabkan oleh paparan asam lambung yang berulang-ulang ke esofagus atau kerongkongan yang mengakibatkan erosi pada mukosa esofagus. Hal ini juga disebabkan oleh melemahnya katup esofagus, sehingga asam lambung yang seharusnya tidak bisa ke atas jadi bisa naik melewati katup esofagus dan mengiritasi dinding esofagus. Sedangkan pada maag, yang teriritasi hanyalah dinding lambung.
Gejala Maag dan GERD
Jika dilihat dari segi gejalanya, sakit maag ditandai dengan perasaan tidak nyaman yang hilang timbul di area perut bagian atas. Kondisi lain yang paling sering terjadi pada sakit maag yaitu:
Beda halnya dengan maag, gejala GERD bisa dikatakan lebih berat. Gejala tersebut yaitu refluks asam lambung ditandai dengan sensasi terbakar pada dada atau heartburn dan terjadi dua kali atau lebih dalam seminggu. Sensasi ini dapat menimbulkan gejala antara lain:
Pengobatan Maag dan GERD
Pengobatan maag dan GERD hampir mirip. Namun umumnya, pengobatan maag tergantung pada tingkat keparahannya. Gejala ringan bisa diatasi dengan perubahan gaya hidup, seperti menghindari konsumsi makanan berlemak dan pedas, tidur cukup, rutin berolahraga, serta kurangi konsumsi alkohol dan kafein harian. Pada kasus berat, dispepsia diatasi dengan konsumsi obat-obatan. Misalnya, obat golongan antasida, antagonis reseptor H-2, proton pump inhibitor (PPI), dan antibiotik.
Sedangkan pada kasus GERD, pengobatan diawali dengan mengganti menu makan alias beralih ke makanan rendah lemak, tidak terlalu asin, dan tidak terlalu pedas. Perubahan menu makanan perlu disertai perubahan gaya hidup yang lebih sehat, misalnya tidur cukup, kelola stres, rutin berolahraga, dan berhenti merokok. Bila kondisi tidak membaik, pengidap GERD dianjurkan konsumsi obat untuk meredakan gejala.
Cara Mengatasi Maag dan GERD
Meskipun Maag dan GERD sedikit berbeda, namun cara mengatasinya sama. Cara paling mudahnya adalah gaya hidup yang sehat. Selain itu, Anda juga dapat melakukan hal-hal di bawah ini: