A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: ub

Filename: libraries/Pengunjung.php

Line Number: 123

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: ub

Filename: libraries/Pengunjung.php

Line Number: 135

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: ub

Filename: libraries/Pengunjung.php

Line Number: 123

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: ub

Filename: libraries/Pengunjung.php

Line Number: 135

DKK SEMARANG

Promkes

STATISTIK PENGUNJUNG

Tanggal : 2018-05-23

Jumlah Pengunjung Hari ini 1

Jumlah Pengunjung Online 0

Jumlah Pengunjung Total 16387

Sinergitas Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga menjadi Tema Rakerkes Kota Semarang 2018

Ditulis 2018-05-15 15:07:06 Dilihat Sebanyak 0 kali

Semarang. Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengucapkan, Pemkot Semarang akan terus melakukan inovasi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Sebab menurutnya, sebuah kota yang hebat harus mampu menyelesaikan dua masalah fundamental yaitu masalah kesehatan dan pendidikan. “Kalau keduanya tidak bisa ditangani, maka pembangunan sebagus apapun tidak akan bertahan lama, tidak ada gunanya,” ucap Hendi, sapaannya, saat membuka Rakerkes 2018 Senin 14 Mei 2017 di Hotel Aston Semarang.

Hendi menuturkan, Pemkot Semarang telah komitmen mengalokasikan 10 persen dari APBD untuk kesehatan. Sehingga, sudah seharusnya Dinkes hingga seluruh Puskesmas di Kota Semarang jemput bola agar seluruh warga terlayani. Hendi juga mengaku hingga saat ini masih banyak menerima keluhan dari warga minta bantuan di rawat di Rumah Sakit. Padahal dengan program UHC, semua warga Kota Semarang sudah dijamin biayanya jika mau berobat menggunakan layanan kelas III. “Kan sudah ada UHC. Artinya program itu masih belum tersosialisasikan secara maksimal. Ini jadi tugas kita bersama. Kita menginginkan warga dilayani dengan cepat dan baik,” katanya. 

Dalam laporannya Kadinkes Kota Semarang, menyampaikan bahwa dibidang kesehatan, Pemerintah Kota Semarang telah melakukan berbagai macam inovasi program seperti layanan Ambulan Hebat SiCepat dan Siaga, UHC (universal Health Coverage), KONTER (Konsul Dokter), yang mana inovasi-inovasi ini semata-mata upaya untuk memberikan pelayanan yang terbaik baik masyarakat. Walaupun masih ada beberapa hal yang belum mencapai target capaian kinerja, masih adanya keluhan-keluhan dari masyarakat sehingga menjadi Pekerjaan Rumah /PR bagi Dinas Kesehatan yang harus segera diselesaikan.

Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) salah satunya, capaian target tidak bisa di lakukan sendiri oleh dinas kesehatan, harus melibatkan berbagai pihak lintas sektor, lintas program. Sehingga pada Rapat Kerja Kesehatan tahun 2018 ini mengangkat isu tersebut, harapannya dengan tercapai target PIS-PK, maka hal ini akan selaras dengan peningkatan derajat kesehatan di Kota Semarang.

Hadir sebagai narasumber antara lain dr. Bambang Wibowo, SpOG(K), MARS, Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI, dr. Djoko Mardiyanto, M.Kes mewakili Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, dan dr. Lilik Faridah dari Dinas Kesehatan Kota Semarang.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama dari berbagai OPD, Camat, perwakilan LSM, Pendidikan, dan Organisasi Profesi, dengan disaksikan oleh Walikota untuk menyatukan langkah bersinergi agar PIS-PK di Kota Semarang dapat mencapai hasil yang maksimal sesuai target yang telah ditetapkan.

Jajak Pendapat

Menurut anda Tampilan Web site Dinkes Kota Semarang:
Lihat polling