SDIDTK merupakan kegiatan penting dalam upaya menjaga kesehatan dan kualitas tumbuh kembang anak sejak usia dini. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan anak tumbuh dan berkembang sesuai dengan tahapan usianya, baik dari aspek fisik, motorik, bahasa, maupun sosial-emosional.
Kegiatan SDIDTK biasanya dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan seperti puskesmas, posyandu, atau sekolah PAUD, dengan sasaran bayi dan balita. Dalam pelaksanaannya, petugas kesehatan melakukan stimulasi dengan memberikan edukasi kepada orang tua tentang cara merangsang perkembangan anak melalui aktivitas bermain dan interaksi positif sehari-hari.
Selain itu, dilakukan deteksi dini untuk mengetahui adanya penyimpangan tumbuh kembang, seperti keterlambatan bicara, gangguan motorik, atau masalah perilaku. Deteksi ini dilakukan melalui pengukuran pertumbuhan (berat badan, tinggi badan, lingkar kepala) serta pengisian kuesioner perkembangan anak.
Apabila ditemukan adanya gangguan atau risiko keterlambatan, maka dilakukan intervensi dini, berupa rujukan ke fasilitas kesehatan lanjutan atau pemberian pendampingan dan pemantauan lebih lanjut. Dengan intervensi yang cepat dan tepat, diharapkan anak dapat mencapai tumbuh kembang yang optimal.
Melalui kegiatan SDIDTK, peran orang tua dan tenaga kesehatan menjadi sangat penting dalam mendukung generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas sejak usia dini.