
Banjir tidak hanya membawa kerusakan materi, tetapi juga risiko penyakit, salah satunya adalah leptospirosis. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Leptospira interrogans yang menyebar melalui urine hewan yang terinfeksi, seperti tikus, anjing, dan sapi. Air banjir yang terkontaminasi urine hewan tersebut menjadi media penularan yang efektif.
Manusia dapat terinfeksi leptospirosis melalui kontak langsung dengan air atau tanah yang terkontaminasi, terutama jika terdapat luka terbuka pada kulit. Anak-anak yang sering bermain di air banjir sangat rentan terhadap penyakit ini.
.jpg)
Gejala leptospirosis bervariasi, mulai dari gejala ringan seperti demam, sakit kepala, dan nyeri otot, hingga gejala berat seperti gagal ginjal dan meningitis. Oleh karena itu, penting untuk segera mencari pertolongan medis jika mengalami gejala-gejala tersebut setelah terpapar air banjir.
Pencegahan Leptospirosis: