
Sabtu, 23 Februari 2019, Puskesmas Lamper Tengah baru saja melaksanakan tes kebugaran bagi calon jamaah haji, yang pelaksanaannya dilakukan di Lapangan Tennis Lamper Tengah. Tes kebugaran tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui tingkat kebugaran dari calon jamaah haji. Tes kebugaran bagi calon jamaah haji sangat diperlukan karena ibadah haji merupakan salah satu ibadah fisik yang memerlukan waktu cukup lama dan bertempat di luar negeri yang memiliki kondisi lingkungan yang berbeda dengan negara Indonesia, sehingga memerlukan kondisi tubuh yang bugar. Untuk mendapatkan kondisi tubuh yang bugar perlu mempersiapkan latihan fisik jauh-jauh hari.
Tes kebugaran yang dilakukan menggunakan metode rockport atau jalan 6 menit. Tes kebugaran dengan metode rockport dilakukan dengan jalan cepat atau jogging secara konstan sejauh 1600 meter. Bagi calon jamaah haji yang mempunyai faktor resiko seperti riwayat kecelakaan, riwayat patah tulang, pengapuran tulang dan obesitas serta lansia dapat mengikuti pengukuran kebugaran dengan metode jalan 6 menit.

Calon jamaah haji yang datang untuk mengikuti tes kebugaran langsung dipersilahkan untuk melakukan registrasi kemudian calon jamaah haji akan diberi nomor dada untuk memudahkan petugas pada saat pencatatan ketika tes berlangsung. Selanjutnya calon jamaah haji diminta untuk mengisi form PAR-Q (Physical Activity Readiness Questionnaire) sebagai upaya screening apakah peserta layak atau tidak untuk mengikuti tes kebugaran dengan metode rockport. Selanjutnya mengisi informed Consent, yaitu surat pernyataan bersedia/setuju dengan sukarela untuk mengikuti pengukuran kebugaran setelah sebelumnya dijelaskan tentang tujuan diadakannya tes kebugaran. Selain itu, calon jamaah haji juga diukur tekanan darah, nadi serta tinggi badan dan berat badan untuk mengetahui IMT (indeks Massa Tubuh) sebagai salah satu cara untuk mengetahui status gizi seseorang.
Hasil dari tes kebugaran dari calon jamaah haji Puskesmas Lamper Tengah menunjukkan bahwa calon jamaah haji yang memperoleh hasil tes kebugarannya KURANG SEKALI ada 4 jamaah, hasil kebugaran KURANG ada 5 jamaah dan hasil kebugaran CUKUP ada 9 jamaah. Dengan hasil tersebut kemudian calon jamah haji akan diberi pembinaan tentang Program Latihan Fisik sesuai kategori hasil tes kebugaran tersebut. Adapun jenis program latihan fisik untuk kebugaran jantung-paru sesuai kategori kebugaran, yaitu:

Sumber:
Petunjuk Teknis Permenkes Nomor 15 Tahun 2016, Kementerian Kesehatan Repuplik Indonesia