SIDANI PERKASA (Siap Datangi Layani Periksa Iva dan Sadanis) adalah kegiatan pelayanan pemeriksaan IVA oleh tenanga Kesehatan puskesmas kedungmundu yang dapat dilaksanakan di luar Gedung. Kegiatan ini melibatkan tenaga kesehatan di puskesmas kedungmundu baik bidan, dokter yang sudah dilakukan pelatihan maupun yang telah di OJT.
Kanker merupakan salah satu masalah kesehatan terbesar di Indonesia dan menjadi penyebab kematian tertinggi kedua setelah penyakit kardiovaskuler. Data Globocan tahun 2020 mencatat total kasus kanker di Indonesia pada tahun 2020 mencapai 396.914 kasus dan total kematian sebesar 234.511 kasus. (Direktoral Jendram pelayanan Kesehatan)
Di Indonesia kanker payudara memiliki jumlah kasus tertinggi sebesar 65.858 kasus atau 16,6% dari total 396.914 kasus kanker. Kanker serviks (leher Rahim) menempati urutan kesua dengan jumlah 36.633 kasus atau 9,2 % dari total kasus kanker. Beberapa faktor yang mengakibatkan terjadinya kanker serviks adalah terlambatnya deteksi dini yang dilakukan oleh wanita karena kurangnya pengetahuan tentang kanker serviks .Pemeriksaan skrining kanker serviks dengan metode IVA dianggap metode yang mudah , praktis , efisien dibanding dengan menggunakan metode lainnya seperti metode papsmear.
Inovasi “Si Dani Perkasa” memberikan dampak yang signifikan terhadap capaian jumlah yang dilakukAn pemeriksaan IVA. Selain itu, kegiatan “Si Dani Perkasa” berperan untuk meningkatkan hasil kinerja puskesmas kedungmundu yang semula pada trimester 1 yaitu 347 pada timester 2 dengan capaian 437.
Melalui inovasi “Si Dani Perkasa” memberikan manfaat pada peningkatkan pengetahuan pada wanita usia subur mengenai deteksi dini kanker serviks dan deteksi dini kanker payudara, sehingga lebih peduli tentang kesehatannya dengan harapan menurunkan angka kejadian kanker serviks dan kanker payudara.