1

FGD Lintas Sektoral Triwulan IV

Ditulis 2024-11-28 09:55:02

Hallo sobat Mundu....

     Sesuai dengan arahan Bapak Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang dr.Dr. Hamakm merujuk dari Visi dan Misi bapak Presiden TBC Harus Turun 50%, Posyandu ILP Yang Didalamya Kegiatannya Adalah Screening, Salah Satunya Screening TBC, dan Screning CA Cervik Dengan Periksaaan HPV-DNA kemudian juga Medical Ceck-UP Yang Bisa dilakukan Di Puskesmas.

   Dalam upaya meningkatkan dan mewujudkan lingkukan yang bersih serta sehat bagi masyarakat, Puskesmas Kedungmundu menyelenggarakan Focus Group Discussion Lintas Sektoral Triwulan IV pada 25 November 2024. Pertemuan yang di hadiri oleh unsur pemangku kepentingan di wilayah kerja Puskesmas Kedungmundu yaitu Camat Tembalang beserta Ibu, Kapolsek, Danramil, Lurah, Kesos Kelurahan, FKK, DKK, Korsatpen Tembalang, Disdalduk Tembalang, KUA Tembalang, RS Primaya, RS Unimus, UNKAHA, Politekni Binatrada, UNIMUS. Dalam FGD Linsek ini menghasilkan sejumlah kesepakatan penting untuk meningkatkan lingkungan yang berkualitas dan sehat bagi masyarakat di wilayah tersebut.

Hasil capaian dari pelaksanaan FGD ini, yaitu :

  1. Upaya Penurunan Prosentase Penyakit DBD dan TBC serta stunting
         Prosentase kasus penyakit TBC tertinggi di Wilayah Kecamatan Tembalang yaitu di wilayah Kelurahan Sendangmulyo dengan jumlah kasus 83 kasus dengan kematian 2 orang dengan hasil Inspeksi Kesehatan Lingkungan Pasien Tbc memiliki Rumah Tidak Sehat sebanyak 57,1%, sanitasi tidak baik 48,1%, dan Perilaku Tidak Sehat sebanyak 66,1%, sedangkan untuk kasus stunting tertingginya berada di kelurahan Tandang yaitu 9 balita dengan prosentase pengaruh lingkungan terhadap stunting sebesar 24,1% sementara itu, pada kasus kejadian infeksi dengue tahun 2024 mulai terjadi puncak peningkatan pada minggu ke 8 (Bulan Februari) berturut dan mulai melandai di minggu ke 26 (Bulan Juli) dengan trend menurun sampai minggu ke 44 (bulan Oktober) namun  terjadi 1x lonjakan pada minggu ke 37 (Bulan Agustus). Dalam upaya menurunkan angka kejadian penyaki-penyakit di atas, Dinas Kesehatan dalam hal ini di wakili oleh Puskesmas Kedungmundu akan melakukan Pendataan dan perbaiakn sanitasi dan Rumah tak Layak Huni menjadi rumah yang layah huni.

     
  2. Meningkatkan Kualitas Rumah Tidak Layak Huni 
         Pendataan dan Pengelompokan Rumah Tidak Layak Huni dengan melakukan pendataan Rumah Tidak Layak Huni antara DInas Kesehatan berkolaborasi dengan Disperkim. DInas Kesehatan dalam hal ini diwakili oleh Puskesmas. Kesling dan Promkes Puskesmas Kedungmundu akan turun ke lapangan melakukan pendataan di bantu dengan pemangku wilayah yaitu Kelurahan dan FKK serta kolaborasi dengan Dinas Disperkim. Pendataan ini betujuan untuk meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat melalui perbaikan sanitasi dan Rumah tinggal yang sehat. Banyak sekali penyakit-penyakit yang dipengaruhi oleh sanitasi dan rumah tinggal yang tidak sehat, antara lain DBD, TBC, Ibu Hamil berisiko, Stunting, Gizi Buruk, Diare, Pneumonia, Kusta, Frambusia, dan masih banyak lagi.
         Perbaikan kualitas sanitasi dan Rumah Tak layak Huni bisa dikelompokan menjadi jangka pendek dan jangka panjang. Penyelesaian Sanitasi dan Rumah Tidak Layak Huni dalam waktu jangka Pendek contoh kasusnya  pada Inspeksi  Kesehatan Lingkungan ditemukan rumah pencahayaan yang kurang dan sirkulasi udara yang kurang bisa di benahi melalui mengganti penerangan yang lebih terang, dan membuka jendela atau sirkulasi udara. Dan untuk penyerlesaian jangka panjang, akan melibatkan instansi terkait sesuai dengan permasalahn yang di dapat di lapangan saat melakukan pendataan. Data tersebut yang akan menjadi dasar untuk perencanaan pembangunan rumah dengan dimodifikasi untuk Inspeksi Kesehatan Lingkungan, sehingga sinar matahari, sirkulasi udara bisa masuk ke dalam rumah. Penyelesaian Pendataan pada triwulan IV dilakukan pada akhir Desember 2024.

Hasil dari FGD ini diakhiri dengan menunjukkan solusi dan merumuskan langkah – langkah komitmen bersama untuk meningkatkan dan menciptakan lingkungan yang layak huni serta lingkungan yang sehat di wilayah kerja Puskesmas Kedungmundu dengan memperkuat kerjasama dengan baik yang dilakukan Puskesmas Kedungmundu dan antar lintas sektoral, dinas kesehatan, masyarakat dan pemerintah. Diharapkan, dapat terwujudnya dan meningkatnya kesadaran masyarakan dalam mencapai target rumah dan keluarga yang sehat. Adapun langkah – langkah berikutnya dalam mencapai target antara lain :

  • Koordinasi : Dengan memperkuat koordinasi antar pengurus wilayah ataupun instansi yang terlibat dalam program terkait untuk memastikan berjalan dengan baik dan lancar yang dilakukan secara berkala.
  • Sosialisasi : Melakukan sosialisasi secara rutin dan intensif kepada masyarakat mengenai peningkatan pola asuh balita/ anak serta hunian rumah yang layak dan sehat.
  • Monitoring dan Evaluasi : Dilakukan monitoring dan evaluasi secara rutin mingguan untuk mengukur tingkat keberhasilan dari program yang telah dilakukan bersama dan dilakukan perbaikan untuk hasil yang belum mencapai target.

Statistik Pengunjung

Dinas Kesehatan Kota Semarang

Jl. Pandanaran No 79 Semarang
Telp. (024) 8415269 - 8318070

Copyright Dinas Kesehatan Kota Semarang 2018