Berita

Wakil Wali Kota Semarang Menghadiri Acara Pelatihan Dokter Puskesmas dalam Skrining Balita dan Lansia Penyandang Disabiltas Fisik dan Penglihatan di DKK Semarang

Semarang – Fakutas Kedokteran Universitas Diponogoro bekerjasama dengan Dinas Kesehatan kota Semarang melakukan pelatihan kepada dokter Puskesmas dan dokter praktek mandiri dalam upaya meningkatkan pemahaman dan keterampilan melakukan skrining, penatalaksanaan, pendampingan dan pemberdayaan masyarakat bagi balita dan lansia penyandang disabilitas fisik dan penglihatan di kota Semarang.

Bertempat di Aula pertemuan Dinas Kesehatan kota Semarang, acara tersebut dihadiri pula oleh  Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu atau yang akrap dipanggil mba Ita. Dalam sambutannya, mba Ita berpesan kepada para dokter dan tamu undangan yang hadir untuk melaksanakan tugas dengan baik dan jujur sebagai garda terdepan dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat di kota Semarang. Sebanyak 55 dokter hadir sebagai peserta dalam acara tersebut dan antusias mengikuti jalannya pelatihan.

Salah satu strategi kementrian kesehatan untuk mewujudkan program Indonesia Sehat sebagai implementasi kebijakan pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia adalah penguatan pelayanan kesehatan primer. Penguatan pelayanan kesehatan primer dilakukan melalui pendekatan keluarga untuk membentuk keluarga sehat.Pendampingan keluarga bagi penyandang disabilitas fisik merupakan metode yang tepat. Penyandang disabilitas fisik dan keluarga harus mengetahui berbagai hal yang dibutuhkan oleh penyandang disabilitas fisik dalam aktivitas kehidupan sehari-hari (AKS) dan memberikan bantuan dalam melakukan AKS.  Penyandang disabilitas fisik merupakan masalah kesehatan masyarakat, untuk itu pemberdayaan masyarakat di bidang rehabilitasi perlu dipahami dan dilaksanakan oleh dokter Puskesmas dan tenaga kesehatan dengan peranan kader dan masyarakat secara luas.

Info Semarang