A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: ub

Filename: libraries/Pengunjung.php

Line Number: 115

Backtrace:

File: /home/dinkes/public_html/application/libraries/Pengunjung.php
Line: 115
Function: _error_handler

File: /home/dinkes/public_html/application/libraries/Pengunjung.php
Line: 41
Function: _userAgent

File: /home/dinkes/public_html/application/libraries/Pengunjung.php
Line: 21
Function: browser_user

File: /home/dinkes/public_html/application/modules/content/controllers/Content.php
Line: 9
Function: catat

File: /home/dinkes/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: ub

Filename: libraries/Pengunjung.php

Line Number: 127

Backtrace:

File: /home/dinkes/public_html/application/libraries/Pengunjung.php
Line: 127
Function: _error_handler

File: /home/dinkes/public_html/application/libraries/Pengunjung.php
Line: 41
Function: _userAgent

File: /home/dinkes/public_html/application/libraries/Pengunjung.php
Line: 21
Function: browser_user

File: /home/dinkes/public_html/application/modules/content/controllers/Content.php
Line: 9
Function: catat

File: /home/dinkes/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: ub

Filename: libraries/Pengunjung.php

Line Number: 115

Backtrace:

File: /home/dinkes/public_html/application/libraries/Pengunjung.php
Line: 115
Function: _error_handler

File: /home/dinkes/public_html/application/libraries/Pengunjung.php
Line: 151
Function: _userAgent

File: /home/dinkes/public_html/application/libraries/Pengunjung.php
Line: 22
Function: os_user

File: /home/dinkes/public_html/application/modules/content/controllers/Content.php
Line: 9
Function: catat

File: /home/dinkes/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: ub

Filename: libraries/Pengunjung.php

Line Number: 127

Backtrace:

File: /home/dinkes/public_html/application/libraries/Pengunjung.php
Line: 127
Function: _error_handler

File: /home/dinkes/public_html/application/libraries/Pengunjung.php
Line: 151
Function: _userAgent

File: /home/dinkes/public_html/application/libraries/Pengunjung.php
Line: 22
Function: os_user

File: /home/dinkes/public_html/application/modules/content/controllers/Content.php
Line: 9
Function: catat

File: /home/dinkes/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Dinas Kesehatan Kota Semarang

Berita

Peningkatan Kapasitas Tenaga Kesehatan dalam Perawatan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) dengan Perawatan Metode Kanguru (PMK)

Semarang-Menurut WHO, semua bayi yang memiliki bobot tubuh kurang dari 2,5 kilogram dikategorikan sebagi bayi BBLR atau berat badan lahir rendah, terlepas dari usia kehamilan mereka. Angka kejadian bayi berat badan lahir rendah (BBLR) di dunia mencapai 15,5%. Dan 90% dari kasus tersebut terjadi pada negara-negara berkembang.

Di Indonesia perawatan BBLR masih memprioritaskan pada penggunaan inkubator, tetapi keberadaan inkubator masih terbatas di rumah sakit saja. Selain jumlahnya yang terbatas inkubator juga membutuhkan biaya perawatan yang tinggi serta memerlukan tenaga terampil untuk mengoperasikannya. Selain itu dengan menggunakan inkubator, bayi dipisahkan dari ibunya sehingga menghalangi kontak langsung antara ibu dan bayi yang sangat diperlukan bagi tumbuh kembang bayi. Dengan demikian perlu adanya intervensi untuk mengurangi angka kesakitan dan kematian neonatus serta menurunkan biaya perawatan.

Perawatan metode kanguru (PMK) merupakan cara yang efektif untuk memenuhi kebutuhan BBLR yang paling mendasar yaitu kehangatan, air susu ibu, perlindungan dari infeksi, stimulasi, keselamatan dan kasih sayang. Oleh karena itu, untuk menekan angka kesakitan dan kematian bayi karena BBLR, Dinas Kesehatan Kota Semarang melalui Bidang Kesehatan Masyarakat mengadakan Workshop Perawatan Metode Kanguru kepada para bidan Puskesmas dan Bidan Praktek Mandiri di Kota Semarang. Hadir dalam workshop tersebut bapak Harmoko, S.Kep, MH selaku Kasie Kesehatan Ibu dan Anak Dinas Kesehatan Kota Semarang yang memberikan materi evaluasi Program Kesehatan Anak.  Sedangkan materi seputar PMK disampaikan oleh Dr. Zuhriah Hidajati, MSi.Med, SpA dari RSUD KRMT WONGSONEGORO. Selain materi, Dr. Zuhriah juga mempraktekan metode PMK kepada para Bidan yang hadir.

Harapannya, setelah workshop ini para bidan baik bidan Puskesmas, rumah sakita ataupun Bidang Praktek Mandiri dapat memfasilitasi dan memberikan dukungan kepada ibu dan keluarga yang memiliki Bayi  dengan Berat Badan rendah. Selain bisa menurunkan kualitas tumbuh kembang anak, bayi dengan BBLR juga memiliki risiko meninggal lebih ketinggi dibandingkan bayi dengan bobot lahir normal. Karena itu, dengan mengenal dan melakukan penanganan yang tepat risiko-risiko tersebut bisa diatasi.

Info Semarang