A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: ub

Filename: libraries/Pengunjung.php

Line Number: 115

Backtrace:

File: /home/dinkes/public_html/application/libraries/Pengunjung.php
Line: 115
Function: _error_handler

File: /home/dinkes/public_html/application/libraries/Pengunjung.php
Line: 41
Function: _userAgent

File: /home/dinkes/public_html/application/libraries/Pengunjung.php
Line: 21
Function: browser_user

File: /home/dinkes/public_html/application/modules/content/controllers/Content.php
Line: 9
Function: catat

File: /home/dinkes/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: ub

Filename: libraries/Pengunjung.php

Line Number: 127

Backtrace:

File: /home/dinkes/public_html/application/libraries/Pengunjung.php
Line: 127
Function: _error_handler

File: /home/dinkes/public_html/application/libraries/Pengunjung.php
Line: 41
Function: _userAgent

File: /home/dinkes/public_html/application/libraries/Pengunjung.php
Line: 21
Function: browser_user

File: /home/dinkes/public_html/application/modules/content/controllers/Content.php
Line: 9
Function: catat

File: /home/dinkes/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: ub

Filename: libraries/Pengunjung.php

Line Number: 115

Backtrace:

File: /home/dinkes/public_html/application/libraries/Pengunjung.php
Line: 115
Function: _error_handler

File: /home/dinkes/public_html/application/libraries/Pengunjung.php
Line: 151
Function: _userAgent

File: /home/dinkes/public_html/application/libraries/Pengunjung.php
Line: 22
Function: os_user

File: /home/dinkes/public_html/application/modules/content/controllers/Content.php
Line: 9
Function: catat

File: /home/dinkes/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: ub

Filename: libraries/Pengunjung.php

Line Number: 127

Backtrace:

File: /home/dinkes/public_html/application/libraries/Pengunjung.php
Line: 127
Function: _error_handler

File: /home/dinkes/public_html/application/libraries/Pengunjung.php
Line: 151
Function: _userAgent

File: /home/dinkes/public_html/application/libraries/Pengunjung.php
Line: 22
Function: os_user

File: /home/dinkes/public_html/application/modules/content/controllers/Content.php
Line: 9
Function: catat

File: /home/dinkes/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Dinas Kesehatan Kota Semarang

Berita

DKK Semarang mengadakan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar Bersama Pengemudi Angkutan Umum

Kejadian Gawat Darurat dapat terjadi kepada siapa saja, kapan saja dan di mana saja. Oleh karena itu, penanganan-penanganan pasien gawat darurat melalui pelatihan bantuan hidup dasar harus dapat dilakukan oleh petugas kesehatan yang sesuai dengan kompetensinya atau masyarakat awam sekalipun. Salah satu kelompok masyarakat awam yang harus bisa memberikan pertolongan gawat darurat adalah supir angkutan umum.

Terlambatnya pertolongan terhadap kegawatdaruratan yang terjadi di jalan merupakan salah satu factor penyebab tingginya angka kesakitan dan kematian. Sopir diharapkan memiliki ketrampilan memberikan pertolongan kegawatdaruratan di jalan dalam penanganan kegawatdaruratan yang dapat menyelamatkan jiwa, mencegah luka menjadi lebih parah, mempercepat pemulihan serta menjaga dan menyadarkan orang yang tidak sadar karena kecelakaan. Pemerintah dalam hal ini Dinas Kesehatan Kota Semarang melalui Bidang Pelayanan Kesehatan mengadakan pelatihan bantuan hidup dasar kepada para pengemudi angkutan umum.

Kegiatan pelatihan ini dilakukan secara bertahap, Pelatiahan sebelumnya sudah diberikan kepada perwakilan anak-anak pramuka se-kota Semarang bulan Agustus lalu. Tahap ke dua  dilakukan awal bulan September bertempat di UTD PMI Kota Semarang. Pelatihan memfokuskan pada pengemudi angkutan umum khususnya pengemudi Taxi.  Sejumlah 50 pengemudi terdiri dari 20 dari Blue Bird, 10 dari Atlas, 10 dari Kosti dan 10 lagi dari express.  Pada pelatihan tersebut pengemudi diajarkan tahapan bantuan hidup dasar yang meliputi safety, periksa respon, panggil bantuan, lihat pernapasan, resusitasi jantung paru dan respon spontan. Kegiatan ditutup dengan praktek langsung memperagakan materi yang sudah diberikan.

Selain pelatihan, para pengemudi taxi juga melakukan aksi donor darah bersama. Diharapkan setelah pelatihan ini dapat meningkatkan ketrampilan pengemudi taxi dalam penanganan kegawatdaruratan melalui bantuan hidup dasar dan menurukan angka kesakitan dan kematian karena kejadian gawat darurat di jalan.

Info Semarang