Berita

Evaluasi Kinerja Ambulan Hebat Si Cepat dan Siaga Tahun 2019 Semester Satu

SEMARANG - Dinas Kesehatan Kota Semarang melalui Bidang Pelayanan Kesehatan mengadakan pertemuan Evaluasi Kinerja dengan seluruh petugas Ambulan Hebat baik itu Si Cepat ataupun Siaga pada Rabu (17/7). Pertemuan diadakan di MG Setos dan langsung dipimpin oleh Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, dr.Lilik Faridah.

Evaluasi kinerja petugas Ambulan Hebat tersebut dilakukan selama dua hari yakni Selasa dan Rabu agar tidak mengganggu jadwal tugas bagi yang sedang bertugas pada Selasa ataupun Rabu.

Disiplin, kerja cepat dan tepat juga keramahan dan sopan  dalam memberikan pelayanan menjadi point penting yang dibahas dalam evaluasi tersebut.

“ Ini penting ya, disipilin. Cepat tapi juga tepat, jangan asal cepat tapi hasilnya tidak karuan. Kita ini bekerja dipelayanan, jadi keramahan juga menjadi sangat penting. Sebisa mungkin walaupun dalam kondisi darurat, harus tetap ramah kepada masyarakat. Harus sopan juga dengan keluarga pasien.” Tutur dr.Lilik memberikan pengarahan.

Hadir pula dalam Evaluasi Kinerja tersebut Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Endah Emayanti, SKM.,M.Kes yang memberikan pengarahan dalam penanganan kondisi gawat darurat maternal. Angka kematian ibu yang sudah mencapai 13 pada bulan ke tujuh tahun 2019 ini membuat jajarannya di seksi Kesehatan Ibu dan Anak terus berupaya menekan agar tidak bertambah lagi angka kematian ibu hingga akhir tahun 2019.

“ Jadi sekali lagi mohon kerjasamanya dengan Ambulan Hebat Si Cepat dan Siaga, kita bersinergi menekan angka kematian ibu di Semarang.” Tutur Endah Emayanti.

Sementara itu, Ika salah satu operator Ambulan Hebat mengaku masih mengalami kendala pada saat menghubungi rumah sakit untuk mengirim pasien dari Ambulan Hebat.

“ Sering penuh tempat  tidurnya kalau pas dihubungi Ambulan hebat, jadi kadang kita juga bingung harus dirujuk ke mana pasien ambulan padahal kondisinya gadar.” Ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, dr.Lilik menegaskan akan membicarakan hal tersebut kepada managemen rumah sakit baik itu milik pemerintah ataupun swasta agar mereka lebih terbuka dengan pasien dari Ambulan Hebat.

Sementara itu, data kasus Ambulan Hebat mencapai 3625 kasus selama bulan Januari hingga Juni 2019 dengan rincian 1085 kasus gawat darurat, 1397 non gawat darurat, 638 kasus kecelakaan lalu lintas, 105 kasus metrnal dan 400 kasus lainnya.

Info Semarang