Berita

Rapat Koordinas Jaminan Kesehatan Bersama Dinas Sosial dan Dispendukcapil

SEMARANG – Dinas Kesehatan Kota Semarang melalui Bidang Pelayanan Kesehatan mengadakan pertemuan dengan Dinas Sosial (Dinsos) dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil  (Dispendukcapil ) Kota Semarang terkait rekonsiliasi data penduduk Kota Semarang yang sudah terdaftar jaminan kesehatan.

Pertemuan tersebut diadakan di ruang aula kepala DKK Semarang pada Jum’at (14/6) lalu dan dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Pelayana Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Semarang, dr.Lilik Farida.

Berdasarkan hasil cross data antara data kependudukan kota Semarang dengan master file dari BPJS per November 2018 diketahui ada nomor kepesertaan ganda, peserta meninggal dan peserta yang telah pindah pada bulan Juni, Juli dan Agustus yang belum ter-update.

“ Terkadang kita mengalami kesulitan terkait data valid kependudukan dari Dispendukcapil. Jangan sampai karena hal tersebut membuat pelayanan kepada masyarakat jadi terhambat. Kasihan mereka yang benar-benar membutuhkan. “ ujar dr.Lilik.

“ Selama ini kita menginginkan ada sistem informasi yang terintegrasi dengan Dispendukcapil, Dinsos dan DKK Semarang untuk mempermudah pengecekan data. Selama ini kita masih dibantu data dari BPJS saja. “ tambahnya.

Dari Dispendukcapil sendiri sudah menyiapkan sistem aplikasi terkait data bayi baru lahir, kematian dan pindah domisili yang diberi nama SILAKER (Sistem Laporan Kelurahan). Diharapkan dengan sistem aplikasi tersebut, dari pihak kelurahan aktif menginput data kependudukan jika terjadi perubahan baik itu penduduk meninggal, pindah ataupun bayi baru lahir di wilayahnya. Sehingga data yang masuk di Dispendukcapil bisa valid dan realtime. Pada prinsipnya, Dispendukcapil siap mengintegrasikan data dengan Dinkes dan Dinsos secara valid dan realtime.

Pertemuan tersebut diadakan juga untuk berkoordinasi terkait rencana penyusuanan Standard Operating Procedure (SOP)  yang mengatur mekanisme rekonsiliasi data bayi baru lahir, orang meninggal dan pindah domisili agar bisa terintegrasi.

Info Semarang