Berita

Mentri kesehatan Kunjungi Langsung Posko Kesehatan di Gerbang Tol KaliKangkung Semarang Bersama Kapolri, Panglima TNI dan Kepala Basarnas

Mentri Kesehatan Republik Indonesia, Dr. dr. Nila Djuwita Faried Anfasa Moeloek, SpM  mengunjungi posko kesehatan mudik yang ada di gerbang toll Kalikangkung Semarang pada Jum’at (31/5).

Kapolri, Jenderal Pol Prof. H. M. Tito Karnavian., Ph.D., Panglima Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Kabasarnas Madya (TNI) Bagus Puruhito, Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Mohammad Efendi dan Kapolda Jateng Irjen Pol Dr. H. Rycko Amelza Dahniel, M.Si juga turut dalam kunjungan tersebut.

Rombongan tiba di lokasi pukul 15.15 Wib dengan menggunakan helikopter dari AU. Dalam kesempatan tersebut Kapolri dan rombongan meninjau Posko terpadu dan menerima laporan seputar kesiapan personel pengamanan mudik lebaran 2019 di gerbang tol Kalikangkung.

Dibuka dengan laporan Dirlantas Polda Jateng, Kombes Pol Rudi Antariksawan, SH.,S.I.K.,M.Si., Di tol Kalikangkung sendiri terjadi kenaikan arus lalu lintas, dari H-8 sejumlah 15.000 kendaraan, H-6 sejumlah 46.000 kendaraan yang melewati gerbang tol Kalikangkung. Diprediksi H-3 merupakan puncak arus mudik. 

Kapolri menyampaikan apresiasi kepada petugas di pos terpadu yang telah siap bilamana ada lonjakan arus mudik. “ Saya harapjuga akan ada antisipasi semua gangguan kamtibmas saat lebaran nanti, termasuk teroris serta begal. Ini semua untuk menjamin masyarakat dapat melaksanakan lebaran di kampung dengan aman dan nyaman,” tutur Kapolri.

Panglima TN, Hadi Tjahjanto menyampaikan personel TNI yang ada di Kalikangkung hanya 6 namun akan ditambah jika dibutuhkan.“ Tingkatkan koordinasi antar stakeholder sehingga masyarakat dapat menikmati lancarnya arus mudik tahun ini,” pesan Panglima TNI kepada personel Pos Pam terpadu Kalikangkung.

Kepala Basarnas, Bagus Puruhito menyampaikan telah menyiapkan 10 pos siaga lebaran di Jawa Tengah, juga melibatkan Sar dari TNI dan Polri. Basarnas siap mendukung pelaksanaan pengamanan lebaran dan arus mudik di Jawa Tengah.

Sementara itu Menkes Nila F Moeloek, menyampaikan kesiapan tim kesehatan dari Dinas Kesehatan Kota Semarang dengan 13 posko yang tersebar di titik rawan kecelakaan Kota Semarang, juga pelayanan kesehatan di Puskesmas rawat inap 24 jam dan bekerja sama dengan rumah sakit. 

“ Menjadi perhatian kita semua agar dalam mudik tahun 2019 ini semua menjadi lebih baik dari sebelumnya. Saya ucapkan apresiasi kepada TNI Polri dan semua stakeholder terkait bantuan dan kerjasama dalam menjaga kelancaran arus mudik tahun 2019.” Tutur Menkes

Kami mendukung yang mana para Kadinkes dan Kadis siap membantu dengan adanya pos pos kesehatan di rest area yang dilalui dan serta puskesmas-puskesma yang dibuka sepanjang jalur mudik.

“ Kami juga menghimbau para pemudik tidak membawa sepeda motor sehingga dapat mengurangi angka kecelakaan lalu lintas. Pada intinya kemenkes dan jajaran siap membantu kelancaran arus mudik dengan berdirinya posko-posko kesehatan di titik-titik rest area dan di titik-titik posko mudik.” Tekan Menteri Kesehatan.                                                                  

Panglima TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., dalam arahanya mendukung penuh Polri dan seluruh stakeholder terkait dalam rangka menciptakan Keaman dan ketertiban masyarakat yang melaksanakan mudik. Sehingga para pemudik dari titik awal sampai tujuan dapat selamat selama diperjalanan.

“Kami juga menghimbau kepada para pemudik untuk tertib berlalu lintas sehingga mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas. Di lingkungan para pemudik, laksanakan patroli, para ketua RT dan Ketua RW bahu membahu untuk melaksanakan pengecekan apakah sudah wilayahnya yang ditinggal oleh para pemudik aman. Kerahkan babinsa, bhabinkamtibmas dan unsur terkait untuk melaksanakan patroli. Sehingga para pemudik dapat melaksanakan mudik ini dengan aman selamat dan lancar.” Tutup Panglima TNI.

Info Semarang