Berita

DKK Semarang Bersama Kemenkes Adakan Pembinaan Kepada Kader Kesehatan di Kota Semarang

SEMARANG - Dewasa ini, penyakit tular vektor dan zoonotik merupakan tantangan yang harus disikapi dengan sungguh-sungguh terutama dalam pembangunan kesehatan. Sekitar 70 % dari penyakit infeksi emerging adalah penyakit tular vektor dan zoonotik yang berpotensi untuk menjadi wabah.

Keterbilatan masyarakat dalam program program kesehatan merupakan salah satu teknik yang menjadi kebiajakan Kementerian Kesehatan salah satunya kader jumatik (juru pemantau jentik), juru Malaria Desa (JMD) dan lain lain. Untuk meningkatkan pengetahuan kader dibidang pengendalian penyakit tular vektor dan zoonotik, diperlukan pembinaan kepada msyarakat.

Senin (15/4) lalu, Dinas Kesehatan Kota Semarang bersama dengan Kementrian Kesehatan mengadakan pembinaan kepada kader kesehatan di Gedung Juang Semarang. Dibuka langusng oleh Kepada Dinas Keshatan Kota Semarang dr. Widoyono, hadir  sejumlah 50 kader kesehatan dalam pembinaan tersebut.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Kota Semarang, dr. Mada Gautama M.Kes turut hadir dan memberikan materi terkait Gambaran Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik di Kota Semarang. Sementara itu Direktur P2PTVZ Kemenkes memberikan materi Kebiajakan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik.

Diharapakan, dengan pembinaa ini dapat meningkatkan pengetahuan Kader Kesehatan dalam pengendalian penyakit tular vektor dan zoonotik juga mengintegrasikan kader yang selama ini menangani setiap penyakit yang ditularkan oleh vektor dan zoonotik menjadi kader terpadu.

Info Semarang