Berita

Dinas Kesehatan bersama Sekretaris Daerah Memimpin Rapat Koordinasi Pokjanal DBD Kota Semarang tahun 2019

SEMARANG – Dinas Kesehatan Kota Semarang melalui Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit mengadakan rapat koordinasi  Pokjanal (Kelompk Kerja operasional)  yang dihadiri oleh seluruh Camat di Kota Semarang, perwakilan dari Tim Penggerak PKK, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, LSM, Institusi Pendidikan, Kementrian Agama.

Rapat diadakan di ruang rapat Sekretaris Daerah Kota Semarang tadi pagi, Kamis (31/1). Dalam rapat tersebut hadir Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang dr. Widoyono MPH dan juga Sekretaris Daerah Kota Semarang Ir. Agus Riyanto yang memimpin rapat. Rapat dibuka dengan paparan dr. Widoyono terkait analisis situasi DBD Kota Semarang.

Disampaikan dalam paparan tersebut bahwa saat ini Kota Semarang ada di peringkat 20 dari rangking provinsi Jawa Tengah terkait kasus DBD. Data terbaru bulan Januari tahun 2019 ini, tercatat sudah ada 55 kasus DBD di Kota Semarang dengan rincian 39 penderita laki-laki dan 16 penderita perempuan. Angka tersebut cukup meningkat drastis jika dibandingkan dengan kasus bulan Januari tahun lalu yang hanya 5 kasus.

Dari hasil diskusi bersama, diharapkan peran Camat dan Lurah dapat menggerakan kembali kegiatan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) serentak dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat. Tim Penggerak PKK juga diharapkan aktif melakukan kegiatan penyuluhan kepada ibu-ibu saat hadir pada pertemuan PKK. Mengoptimalkan peran Gasurkes (Petugas Surveilans Kesehatan) yang dapat menjadi motivator masyarakat dalam melakukan gerakan 3M Plus dan rutin mencari jentik. Juga usulan untuk membuat surat edaran terkait antisipasi wabah DBD yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Semarang.

“ Mudah-mudahan segala upaya yang kita lakukan dapat menggendalikan jumlah  kasus DBD yang ada di Kota Semarang. Kita gerakan potensi lintas sector yang ada, dalam upaya pencegahan DBD. “ ujar Ir. Agus Riyanto menutup rapat.

Info Semarang