A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: ub

Filename: libraries/Pengunjung.php

Line Number: 115

Backtrace:

File: /home/dinkes/public_html/application/libraries/Pengunjung.php
Line: 115
Function: _error_handler

File: /home/dinkes/public_html/application/libraries/Pengunjung.php
Line: 41
Function: _userAgent

File: /home/dinkes/public_html/application/libraries/Pengunjung.php
Line: 21
Function: browser_user

File: /home/dinkes/public_html/application/modules/content/controllers/Content.php
Line: 9
Function: catat

File: /home/dinkes/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: ub

Filename: libraries/Pengunjung.php

Line Number: 127

Backtrace:

File: /home/dinkes/public_html/application/libraries/Pengunjung.php
Line: 127
Function: _error_handler

File: /home/dinkes/public_html/application/libraries/Pengunjung.php
Line: 41
Function: _userAgent

File: /home/dinkes/public_html/application/libraries/Pengunjung.php
Line: 21
Function: browser_user

File: /home/dinkes/public_html/application/modules/content/controllers/Content.php
Line: 9
Function: catat

File: /home/dinkes/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: ub

Filename: libraries/Pengunjung.php

Line Number: 115

Backtrace:

File: /home/dinkes/public_html/application/libraries/Pengunjung.php
Line: 115
Function: _error_handler

File: /home/dinkes/public_html/application/libraries/Pengunjung.php
Line: 151
Function: _userAgent

File: /home/dinkes/public_html/application/libraries/Pengunjung.php
Line: 22
Function: os_user

File: /home/dinkes/public_html/application/modules/content/controllers/Content.php
Line: 9
Function: catat

File: /home/dinkes/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: ub

Filename: libraries/Pengunjung.php

Line Number: 127

Backtrace:

File: /home/dinkes/public_html/application/libraries/Pengunjung.php
Line: 127
Function: _error_handler

File: /home/dinkes/public_html/application/libraries/Pengunjung.php
Line: 151
Function: _userAgent

File: /home/dinkes/public_html/application/libraries/Pengunjung.php
Line: 22
Function: os_user

File: /home/dinkes/public_html/application/modules/content/controllers/Content.php
Line: 9
Function: catat

File: /home/dinkes/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Dinas Kesehatan Kota Semarang

Artikel

Cara Menurunkan Diabetes Tanpa Obat Obatan

SEMARANG – Beberapa waktu lalu kita memperingati hari diabetes sedunia dengan tema selamatkan keluarga dari diabates. Menurut studi International Diabetes Federation (IDF), jumlah pengidap diabetes di Indonesia tergolong tinggi. Diperkirakan mencapai 8,5 juta orang. Penyakit ini menyerang seseorang yang berusia 20-79 tahun. Berdasarkan riset mereka, sebagian besar penderitanya tidak menyadari kehadiran gejala diabetes.

Beberapa gejala yang bisa dikenali antara lain buang air kecil dengan frekuensi yang lebih sering, kerap merasa lapar, sakit kepala, hingga pandangan memudar.  Kekurangan hormon insulin dan ketidakmampuan tubuh dalam mengendalikannya adalah penyebab utama diabetes.

Lantas, bagaimana tips mengatasi diabetes? Sedulur dapat menggunakan beberapa jenis tumbuhan untuk menyembuhkan penyakit ini. Namun, semua itu perlu didukung dengan metode lain. Sebagai rekomendasi, berikut ini ada 7 tips menurunkan kadar gula darah secara alami yang mudah diterapkan.

1.Mengonsumsi Bawang Putih untuk Menurunkan Gula Darah

Jika dikonsumsi secara rutin, bawang putih mampu menurunkan kadar gula darah. Pasalnya, umbi ini mengandung zat sulfoxide. Kandungan tersebut bisa meningkatkan sensitivitas insulin serta membantu penyembuhan infeksi.

Selain itu, bawang putih juga mengandung allicin dan allyl propyl disulfide. Kedua zat tersebut bisa menghambat penghentian insulin di hati. Supaya kadar gula darah cepat menurun, bawang putih harus dikonsumsi secara langsung. Minimal, sedulur mampu mengonsumsi tiga siung bawang putih sekali makan.

2. Mengendalikan Asupan Karbohidrat

Karbohidrat merupakan senyawa organik yang menjadi sumber kalori bagi tubuh. Dalam kondisi normal, karbohidrat berfungsi sebagai penambah energi, materi pembangun, serta menjaga keseimbangan asam basa.

Sebaliknya, jika dikonsumsi secara berlebihan, bisa memperparah penyakit diabetes. karbohidrat menjadi penyebab utama diabetes. Mengurangi asupan karbohidrat dapat menjadi salah satu cara menurunkan diabetes yang ampuh.

Studi ilmuwan dari Colombia University dan Boston Children's Hospital mengungkapkan, untuk menurunkan kadar gula darah, karbohidrat harus disantap saat akhir sesi makan. Semisal, diawali makan sayuran dan telur, selang 10 menit diikuti konsumsi kentang.

3. Minum Ramuan Daun Kemangi secara Rutin

Laura Shane-Mcwhorter, penulis buku The American Diabetes Association: Guide to Herbs and Nutritional Supplements, mengungkapkan bahwa daun kemangi mampu meningkatkan sekresi insulin. Jika minum air rebusan daun tersebut secara teratur, kadar gula darah akan menurun secara cepat.

4. Lakukan Olahraga secara Teratur

Olahraga membantu sel tubuh lebih sensitif terhadap insulin. Karena sensitivitas meningkat, kadar gula darah cenderung menurun. Secara bertahap, gejala diabetes pun bisa dikendalikan.

Olahraga paling ringan yang bisa dilakukan adalah joging. Dengan gerakan kaki dan tangan secara menyeluruh, kalori dalam tubuh terbakar. Michelle May MD, penulis buku Eat What You Love, olahraga selama 45 menit bisa menurunkan gula darah hingga 155 mg/dl.

5. Memperbanyak Konsumsi Buah dan Sayur

Makan buah dan sayur lebih banyak bisa membantu pencegahan diabetes. Pun mampu meningkatkan insulin di dalam tubuh. Beberapa sayuran yang dapat sedulur konsumsi, antara lain kol, brokoli, kacang-kacangan, serta bayam.

Buah-buahan juga bisa mengatasi diabetes secara alami. Semisal, buah naga; kandungan vitamin C di dalamnya sangat tinggi. Karena itu, mampu meningkatkan daya tahan tubuh dan menurunkan kadar glukosa.

7. Atur Pola Istirahat

Cobalah menghitung, berapa jam sedulur tidur dalam sehari? Untuk ukuran orang dewasa, minimal harus istirahat selama 8 jam per hari. Meski begitu, kualitas tidurlah yang menentukan kesehatan tubuh.

Jadi, saat tubuh terasa sangat lelah, pejamkan mata dan istirahatkan otak. Berdasarkan riset peneliti dari University Of Chicago , sebagian besar penderita diabetes memiliki pola tidur yang buruk. Mereka cenderung kesulitan dalam mengendalikan penyakitnya.

Penelitian tersebut membuktikan bahwa kadar gula bisa meningkat hingga 23 persen jika kurang tidur. Menurut mereka, salah satu cara tidur nyenyak adalah dengan mengurangi stres.

Itulah beberapa cara menurunkan diabetes secara alami yang bisa diterapkan di rumah. Semoga bermanfaat!

Info Semarang