Berita

Seluruh Dinkes Kota Semarang Hadir Dalam Deklarasi Gerakan Nasional Pilah Sampah Dari Rumah

SEMARANG – Seluruh pegawai Dinas Kesehatan Kota Semarang hadir dalam acara deklarasi Gerakan Nasional Pilah Sampah dari Rumah pada Minggu, (13/10) di halaman Balaikota Semarang.  

Hadir secara langsung dalam acara tersebut, Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 (PSLB3) KLHK ,Rosa Vivien Ratnawati dengan didampingi Wakil Wali Kota Semarang dan beberapa Kepala OPD termasuk Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang.

Gerakan Pilah Sampah Dari Rumah merupakan program Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang menekankan pentingnya masyarakat terlibat langsung dalam pengelolaan sampah skala rumah tangga dengan cara memilah sejak dari rumah.

“Memang kami mendorong. Kenapa ada pemilihan, karena supaya bahan baku untuk daur ulang plastik, daur ulang kertas dan bahan-bahan daur ulang lainnya itu bisa mendapatkan yang bersih. Selama ini Indonesia untuk pengolah kertas daur ulang, itu 50% masih mengimpor dari luar negeri,” ungkap Vivien dalam sambutannya sesaat setelah membuka acara.

Dorongan tersebut ditanggapi positif oleh Pemerintah Kota Semarang. Wakil Walikota Semarang,  Hevearita Gunaryanti Rahayu, atau yang biasa dipanggil Ita menyebut Kota Semarang masih harus berbenah dalam aspek pengelolaan sampah. “Di Semarang ini alhamduillah sudah ada 86 bank sampah. Tetapi idealnya satu kelurahan satu bank sampah sehingga harus ada kerja keras dari Pemerintah Kota Semarang dan Dinas Lingkungan Hidup untuk menggerakan ini, masih kurang separuhnya lagi,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang dr. Mochamad Abdul Hakam, Sp.PD ditemui setelah acara menyampaikan bahwa saat ini Dinkes Kota Semarang tengah mempersiapkan pilot project terkait sampai dengan program e-sampah. “ Ini masih dalam proses sosialisasi ke masyarakat terkait program e-sampah tersebut. Harapannya dengan program e-sampah ini nantinya lingkungan jadi lebih bersih dan berdampak pada menurunnya penyakit elektif di masyarakat disamping juga nanti sebagian dari hasil penjualan sampah tersebut akan digunakan untuk membantu iur UHC.” Ungkapnya.

Info Semarang