Berita

Deteksi Dini dan Tata Laksana Kasus Leptospirosis di Puskesmas Kota Semarang

SEMARANG – Dinas Kesehatan Kota Semarang melalui Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit mengadakan pertemuan kepada seluruh dokter di Puskesmas Kota Semarang. Pertemuan tersebut diadakan dalam rangka peningkatan kapasitas dokter Puskeskas dalam deteksi dini dan tata laksana kasus Leptopsirosis.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, dr. Moch Abdul Hakam Sp.PD  hadir secara langsung untuk membuka kegiatan tersebut dan memberikan sambutan serta arahan.

“ Upaya pengendalian Leptospiros memang harus melibatkan lintas sector termasuk mengajak komunitas. Tata laksana mendiaknosis kasus leptospirosis juga sangat penting untuk deteksi dini terutama untuk dokter. “ ujar dr. Hakam dalam sambutannya.

“ Terimaksih Prof Husein Gasem, sudah menyempatkan waktunya berbagi ilmu dengan teman-teman dokter di Puskesmas. “ lanjut dr. Hakam.

Menghadirkan langsung pembicara tingkat Nasional Prof. Dr. M. Husein Gasem, SpPD, KPTI, materi pertemuan tersebut membahas tentang tata laksana mendiaknosa kasus leptospirosis dengan Kriteria dan Gejala Klinis yaitu kasus suspek, kasus probable dan kasus konfirmasi.

Diharapkan pertemuan tersebut dapat memperdalam pengetahuan dalam mendeteksi dini kasus leptopsiprosis kepada dokter umum di Puskesmas.

Info Semarang