
Semarang, 16 Maret 2026 – Dalam rangka memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi para pemudik menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Dinas Kesehatan Kota Semarang bersinergi dengan Puskesmas Bandarharjo melakukan kegiatan Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) di Stasiun Tawang, Semarang pada Senin (16/03).
Kegiatan ini merupakan langkah proaktif pemerintah dalam memastikan bahwa fasilitas publik, khususnya pusat transportasi, telah memenuhi standar kesehatan lingkungan yang ketat sebelum terjadinya lonjakan arus mudik.
Tim gabungan dari Dinas Kesehatan dan tenaga sanitarian Puskesmas Bandarharjo melakukan serangkaian pengujian teknis di berbagai titik area stasiun. Beberapa parameter yang menjadi fokus utama inspeksi kali ini meliputi:
Sampling Pangan (Jajanan): Mengambil sampel makanan dan minuman dari tenant-tenant di area stasiun untuk memastikan tidak adanya kandungan bahan berbahaya (seperti formalin, boraks, atau pewarna tekstil).
Kualitas Air Bersih: Pengambilan sampel air untuk diuji secara bakteriologis guna memastikan ketersediaan air bersih yang aman di toilet maupun area wudhu.
Kualitas Udara dan Kenyamanan: Melakukan pengukuran kelembaban udara, kecepatan angin, serta suhu ruangan untuk memastikan sirkulasi udara di area tunggu penumpang tetap optimal.
Intensitas Pencahayaan: Pengecekan tingkat cahaya di berbagai sudut ruangan untuk menjamin keamanan dan visibilitas penumpang.
Sanitasi Umum: Pemeriksaan kebersihan saluran drainase, pengelolaan sampah, hingga upaya pengendalian vektor penyakit (seperti nyamuk dan tikus).
Hasil dari inspeksi ini akan menjadi dasar rekomendasi bagi pihak PT KAI dalam meningkatkan fasilitas dan pelayanan dari sisi kesehatan lingkungan.
"Kami berharap melalui kegiatan ini, seluruh fasilitas di Stasiun Tawang benar-benar siap melayani masyarakat. Dengan lingkungan yang sehat, air yang bersih, dan pangan yang aman, para penumpang dapat merasa lebih aman dan nyaman saat menanti jadwal keberangkatan maupun saat tiba di Semarang," ujar perwakilan tim inspeksi.
Melalui koordinasi yang erat antara Dinas Kesehatan, Puskesmas Bandarharjo, dan PT KAI, diharapkan momen mudik tahun 2026 ini berjalan dengan sehat, tertib, dan bebas dari risiko penyakit akibat lingkungan yang kurang higienis.



