
Bandarharjo, 11 Maret 2026 – Masalah kesehatan lingkungan tidak bisa diselesaikan sendirian oleh tenaga medis. Menyadari hal tersebut, Puskesmas Bandarharjo kembali menggelar agenda rutin Lokakarya Mini Lintas Sektoral (Lokmin Linsek) dalam format Focus Group Discussion (FGD) Tematik pada Rabu (11/03) pagi.
Bertempat di Aula Puskesmas Bandarharjo, kegiatan yang dimulai tepat pukul 09.00 WIB ini menjadi ajang "rembug bareng" untuk mencari solusi konkret atas ancaman Leptospirosis di wilayah Semarang Utara.
Diskusi ini dihadiri oleh para garda terdepan penggerak masyarakat dari empat wilayah kerja Puskesmas Bandarharjo, yaitu:
Kelurahan Bandarharjo
Kelurahan Tanjungmas
Kelurahan Dadapsari
Kelurahan Kuningan
Tak hanya perangkat kelurahan, hadir pula perwakilan dari Forum Kesehatan Kelurahan (FKK), Tim Penggerak PKK, serta Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK). Kehadiran berbagai elemen ini bertujuan agar strategi penanganan kesehatan yang disusun dapat menyentuh langsung hingga level rumah tangga.
Tema Leptospirosis dipilih bukan tanpa alasan. Mengingat kondisi geografis wilayah pesisir yang rentan terhadap genangan air dan kepadatan pemukiman, risiko penularan bakteri Leptospira melalui urin tikus menjadi perhatian serius.
"Kesehatan wilayah adalah tanggung jawab kolektif. Melalui FGD ini, kita tidak hanya memetakan masalah, tapi langsung merumuskan aksi nyata yang bisa dilakukan oleh warga, mulai dari menjaga kebersihan selokan hingga penanganan sampah yang tepat agar tidak menjadi sarang tikus," ujar pimpinan diskusi.
Berbeda dengan sosialisasi satu arah, format FGD memungkinkan para peserta dari tiap kelurahan untuk:
Memetakan titik rawan genangan dan populasi tikus di wilayah masing-masing.
Berbagi praktik baik (best practice) antar-kelurahan dalam menggerakkan kerja bakti warga.
Menyusun rencana tindak lanjut yang sinkron antara program Puskesmas dengan kegiatan kemasyarakatan di kelurahan.
Dengan adanya koordinasi yang solid ini, diharapkan angka kasus Leptospirosis dapat ditekan secara signifikan, sehingga warga Bandarharjo dan sekitarnya dapat beraktivitas dengan aman dan sehat.
